3 dari 10 GenZ Tak Punya Pekerjaan, Nasibnya Makin Mengerikan

3 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam perkembangannya yang sangat pesat beberapa tahun terakhir, AI memiliki dampak luar biasa dalam dunia pekerjaan. Ada banyak PHK perusahaan dengan alasan berfokus menggunakan AI.

Dampak itu juga tidak akan surut dalam waktu dekat. Salah satunya, berimbas pada kaum GenZ yang disebut lebih banyak menganggur di masa depan.

CEO ServiceNow, Bill McDermott mengatakan AI akan membuat masa depan mengerikan untuk Gen Z. Setidaknya satu dari tiga anak muda akan menganggur nantinya.

"Saya pikir wajar khawatir soal lapangan kerja. Saya pikir kaum muda yang lulus saat ini mengalami tingkat menganggur 9%," kata McDermott dikutip dari Futurism, Rabu (25/3/2026).

"Kemungkinan angka itu bisa naik ke 30% dalam beberapa tahun ke depan," dia menambahkan.

Alasannya, dia menjelaskan karena lebih banyak pekerjaan yang dilakukan oleh agen. Jadi ini bakal menjadi tantangan bagi kaum muda.

Meski dampaknya cukup masif bagi pekerja dan keluarganya, nampaknya perkembangan AI tidak akan pernah putus. McDermott tidak menyebutkan untuk memperlambat laju AI ke depannya.

Sebaliknya, sikapnya sangat antusias melihat perkembangan AI di masa depan. Dia mengatakan akan ada miliaran pengguna di masa depan.

"Kita akan punya miliaran pengguna beberapa tahun ke depan yang tidak mungkin didapatkan dari manusia," ucapnya.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |