Video: Transformasi RSUD,Bisa Tangani 80% Penyakit dan Tak Perlu Dirujuk

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya memastikan percepatan pembangunan 66 RS di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan (DTPK) yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Presiden Prabowo.

Selain itu Kemenkes tengah mendorong transformasi kesehatan lanjutan yang akan mengubah sistem pelayanan kesehatan di Indonesia terkait 3 hal yakni Rujukan berbasis kompetensi agar pasien akan dirujuk sesuai dengan diagnosa, kelas rawat inap standar dengan ruang rawat maksimal 4 tempat tidur dan kamar mandi dalam serta perubahan diagnosis penyakit.

Khusus program Rujukan berbasis kompetensi disyaratkan RS di kabupaten ada di strata Madya sehingga dapat menangani 60% besar penyakit yang ada di masyarakat sehingga 80% kasus penyakit ditangani di Provinsi terkait.

Kemenkes menargetkan transformasi RS ini bisa meningkatkan layanan RS sehingga masyarakat tidak perlu berobat ke luar negeri mengingat kompetensi dokter di Indonesia sangat baik. Salah satu langkah untuk mendorong service dokter ke pasien dan menambah jumlah dokter dan jika jumlah dokter mencukupi maka akan ada pembatasan Surat Izin Praktik (SIP) Dokter maksimal 2 khusus pulau Jawa.

Seperti apa transformasi rumah sakit? Selengkapnya simak dialog Syafinaz Nachiar dengan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 16/04/2026)


Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Photo View |