Tugu Reasuransi Catat Laba Bersih Rp110 Miliar pada 2025

2 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) membukukan laba bersih sebesar Rp110 miliar sepanjang 2025. 

Bila dirinci, hasil jasa asuransi Tugure tercatat sebesar Rp192,2 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya, yaitu Rp8,9 miliar.

Sementara hasil investasi tercatat sebesar Rp254,4 miliar, tumbuh 57% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp161,2 miliar.

Direktur Keuangan Tugure Dradjat Irwansyah menyampaikan bahwa tahun lalu merupakan periode penting karena ada penerapan standar akuntansi terbaru PSAK 117.

Melalui implementasi PSAK 117, Perseroan semakin memperkuat transparansi dan kualitas pelaporan
keuangan, khususnya dalam mencerminkan kinerja jasa asuransi secara lebih komprehensif. Hal tersebut turut mendorong peningkatan signifikan pada sejumlah indikator kinerja utama.

"Penerapan PSAK 117 mewajibkan kami menyajikan kinerja jasa asuransi secara transparan dan mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya. Ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kualitas laporan keuangan dan pengambilan keputusan ke depan," ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).

Kinerja tersebut mencerminkan penguatan fundamental bisnis Perseroan, yang didukung oleh disiplin underwriting serta pengelolaan portofolio yang lebih selektif.

Memasuki 2026, Tugure memandang prospek industri reasuransi tetap positif, meskipun diwarnai dinamika pasar yang semakin kompetitif seiring mulai terjadinya fase softening market.

Dalam konteks tersebut, Perseroan tetap mengedepankan strategi pertumbuhan yang selektif dan berkelanjutan.

Dari sisi permodalan, Tugure mencatat ekuitas Perseroan telah mencapai angka Rp1,5 triliun, yang telah memenuhi ketentuan modal minimum industri reasuransi tahun 2026 sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan.

Ke depan, Perseroan menargetkan peningkatan kapasitas permodalan dengan mencapai KPPE 2 pada tahun 2028, Tugure optimis ekuitas dapat tumbuh secara organik mencapai angka Rp2 triliun.

Di tengah dinamika global, termasuk volatilitas ekonomi dan ketegangan geopolitik, Tugure akan semakin mengedepankan pengelolaan risiko yang prudent.

Hal ini menjadi penting mengingat pasar reasuransi mulai memasuki fase softening, sehingga risiko eksternal perlu diantisipasi secara cermat.

Sejalan dengan itu, Perseroan terus memperkuat strategi bisnis melalui penguatan kualitas underwriting, optimalisasi portofolio, serta peningkatan kolaborasi dengan mitra domestik. Tugure juga tetap membuka peluang ekspansi secara selektif, baik di pasar domestik maupun regional, dengan mempertimbangkan profil risiko dan potensi profitabilitas secara hati-hati.

Dengan fundamental yang semakin kuat pasca implementasi PSAK 117, Tugure optimistis dapat menjaga kinerja yang berkelanjutan serta terus berkontribusi dalam memperkuat industri reasuransi nasional.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |