Warga membantu membuat tandu untuk mengangkut jenazah korban setelah Departemen Perlindungan Sipil wilayah Utara melaporkan insiden desak-desakan di Benteng Laferrière, situs warisan dunia UNESCO di Milot, Haiti, Minggu (12/4/2026) waktu setempat. Peristiwa yang terjadi saat perayaan tahunan dan dipadati siswa serta pengunjung itu menewaskan sedikitnya 25 orang. Pemerintah kemudian menetapkan tiga hari berkabung nasional. (REUTERS/Richardson Ulysse)
Anggota keluarga berdiri di dekat jenazah korban setelah insiden saling berdesak-desakan menewaskan beberapa orang di Benteng Laferriere. Perdana Menteri Alix Didier Fils-Aimé dalam pidato nasional menyampaikan bahwa masa berkabung akan dimulai pada Selasa (14/4/2026). Ia juga menegaskan pemerintah akan menanggung seluruh biaya pemakaman para korban sebagai bentuk tanggung jawab negara. (REUTERS/Richardson Ulysse)
Insiden tragis tersebut terjadi saat lokasi wisata itu dipadati siswa dan pengunjung yang tengah mengikuti perayaan tahunan. Kepadatan massa diduga memicu kepanikan yang berujung pada aksi saling dorong. (REUTERS/Richardson Ulysse)










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452570/original/017450600_1766406793-IMG_2730_1_.jpeg)






