Terbesar Sepanjang Sejarah, Bea Cukai Ungkap Penyelundupan 190 Kg Emas

2 hours ago 5
Konferensi pers penindakan ekspor 190 kilogram emas dan perhiasan, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Bea Cukai Jakarta mengklaim telah menggagalkan upaya ekspor ilegal ratusan kilogram emas melalui Bandara Halim Perdanakusuma, pada Senin (27/4/2026). Menurut data Bea Cukai, ini adalah penggagalan ekspor emas terbesar sepanjang sejarah Indonesia. (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Barang bukti ditampilkan saat konferensi pers penindakan ekspor 190 kilogram emas dan perhiasan, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 60,3 kg perhiasan dan 130,262 kg koin emas, serta selamatkan negara dari potensi kerugian Rp 41 miliar. (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Barang bukti ditampilkan saat konferensi pers penindakan ekspor 190 kilogram emas dan perhiasan, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC Priyono Triatmojo menuturkan penindakan tersebut berawal dari informasi adanya rencana pengiriman enam koli paket berisi gold jewelleries dan gold coins yang diduga tidak diberitahukan dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Barang bukti ditampilkan saat konferensi pers penindakan ekspor 190 kilogram emas dan perhiasan, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Priyono mengungkapkan barang tersebut rencananya akan diangkut menggunakan pesawat carter dengan nomor registrasi N117LR yang dijadwalkan tinggal landas pada pukul 14.30 WIB. (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Barang bukti ditampilkan saat konferensi pers penindakan ekspor 190 kilogram emas dan perhiasan, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera melakukan pemeriksaan mendalam terhadap muatan pesawat di area apron Bandara Halim Perdanakusuma. (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Konferensi pers penindakan ekspor 190 kilogram emas dan perhiasan, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

"Dari hasil pemeriksaan mendalam, petugas menemukan enam koli perhiasan emas berbentuk gelang sebanyak 611 buah dengan berat total 60,3 kg senilai US$ 8,94 juta dan koin emas sebanyak 2.971 buah dengan berat total 130,262 kg senilai US$ 19.40 juta," kata Priyono, dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Read Entire Article
Photo View |