Warren Buffet Minta 5 Pengeluaran Dihindari Saat Ekonomi Lesu

4 hours ago 4
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Menjadi kaya tidak selalu soal berapa besar penghasilan yang dimiliki. Menurut investor legendaris dunia Warren Buffett, kondisi keuangan seseorang justru lebih banyak ditentukan oleh keputusan kecil yang dilakukan setiap hari saat membelanjakan uang.

Di tengah tekanan ekonomi dan biaya hidup yang terus meningkat saat ini pun, saran Buffett mengingatkan pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan. Alih-alih mengejar gaya hidup yang lebih mewah, Buffett mendorong masyarakat untuk fokus menjaga kesehatan finansial jangka panjang.

Dan ada sejumlah jenis pengeluaran yang menurutnya sebaiknya dipikirkan dua kali sebelum dilakukan karena berpotensi menghambat akumulasi kekayaan. Berikut 5 pengeluaran yang menurut Buffett sebaiknya dihindari dikutip pada Selasa (26/5/2026).

1. Mobil Baru

Salah satu nasihat Buffett yang paling terkenal adalah menghindari membeli mobil baru jika tidak benar-benar diperlukan. Ia bilang, kendaraan merupakan aset yang nilainya menyusut sangat cepat.

Mobil baru bahkan dapat kehilangan sekitar 20% nilainya pada tahun pertama dan terus turun dalam beberapa tahun berikutnya. Oleh sebab itu, membeli mobil bekas berkualitas dinilai lebih rasional secara finansial.

2. Langganan yang Jarang Dipakai

Di era digital, banyak orang memiliki berbagai layanan berlangganan mulai dari streaming film, musik, aplikasi premium hingga keanggotaan gym.

Masalahnya, banyak layanan tersebut tetap dibayar setiap bulan meski jarang digunakan. Buffett menilai kebiasaan ini bisa menjadi kebocoran keuangan yang sering tidak disadari.

"Jika Anda membeli barang yang tidak Anda butuhkan, Anda akan segera harus menjual barang yang Anda butuhkan," ujar Buffett.

3. Rumah yang Terlalu Besar

Buffett tidak menentang kepemilikan rumah. Namun ia memperingatkan agar tidak terus-menerus meningkatkan standar hunian demi gengsi.

Rumah yang lebih besar biasanya diikuti cicilan lebih tinggi, pajak properti lebih mahal, biaya perawatan lebih besar, hingga tagihan utilitas yang meningkat.

Buffett sendiri masih tinggal di rumah yang dibelinya di Omaha pada 1958 dengan harga sekitar US$31.500.

4. Barang Murah Berkualitas Rendah

Banyak orang mengira membeli barang termurah merupakan cara menghemat uang. Buffett justru berpandangan sebaliknya.

Barang berkualitas rendah biasanya lebih cepat rusak sehingga harus diganti berulang kali. Dalam jangka panjang, total biaya yang dikeluarkan justru bisa lebih besar dibanding membeli produk yang lebih awet sejak awal.

5. Judi dan Lotere

Buffett juga dikenal sebagai kritikus keras perjudian dan lotere. Menurutnya, keinginan untuk cepat kaya sering membuat orang mengabaikan logika dan perhitungan peluang.

Uang yang digunakan untuk berjudi, kata Buffett, akan jauh lebih bermanfaat jika dialokasikan ke tabungan atau investasi jangka panjang.

"Perjudian dan tiket lotere adalah pajak bagi orang-orang yang tidak mengerti matematika," kata Buffett.

Bagi Buffett, membangun kekayaan bukanlah hasil keberuntungan sesaat, melainkan kombinasi disiplin, kesabaran, dan keputusan finansial yang konsisten selama bertahun-tahun.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |