Jakarta, CNBC Indonesia- Serangan besar-besaran Israel dan Amerika Serikat ke Tehran, Iran di Sabut, 28 Februari 2026 membuat Timur Tengah memanas dan menjadi sentimen yang menekan pasar keuangan global.
Serangan ini dikhawatirkan akan memicu meluasnya ketegangan di Timur Tengah dan membuat investor mengambil langkah antisipasi terhadap efek eskalasi perang Israel-Iran.
Ketegangan di Timur Tengah ini membuat Indeks harga saham gabungan dibuka melemah 1,77% ke level 8.089 dengan Rupiah melemah ke RP 16.810 per Dolar AS.
Bagaimana dampak perang Timur Tengah ke IHSG dan Rupiah? selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dan Shania Alatas dengan Equity Analyst CNBC Indonesia, Elvan Chandra Widyatama dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 02/03/2026)
Add
source on Google

















































