Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), Winston Suhermin mengungkapkan dampak gejolak geopolitik global terhadap bisnis rental forklift dan material handling. Dimana pelemahan nilai tukar, gangguan rantai pasok hingga kenaikan harga bahan baku dan energi menjadi tambahan beban bagi biaya operasional.
Meski demikian masih terjadinya permintaan jasa forklift dari industri manufaktur seperti FMCG hingga pabrik kertas diharapkan mampu menjaga kinerja bisnis SMIL di tengah tekanan global.
SMIL di 2026 menargetkan pertumbuhan 10-20% dengan target penjualan hingga Rp 500 miliar dan laba Rp 100 Miliar. Lalu seperti apa dampak dan strategi bisnis rental forklift hadapi gejolak 2026?
Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Direktur PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), Winston Suhermin dalam AutoBizz, CNBC Indonesia (Senin, 27/04/2026)
Add
source on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469088/original/050162300_1768056820-photo-grid_-_2026-01-10T214641.503.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470160/original/093473700_1768198487-Web_Photo_Editor__7_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468304/original/037132200_1767946563-SnapInsta.to_610749735_18549996940061415_8535549228643964214_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471422/original/000633700_1768286512-IMG_3417_1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470425/original/077219800_1768205094-IMG_3373_1_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466588/original/088902800_1767849017-downloadgram.org_332402203_1591030664710492_5944447955525017518_n.jpg)