Video Detik-Detik Bandara Kuwait Dihantam Drone, Korban Berjatuhan

15 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Detik-detik Bandara Internasional Kuwait dihantam drone dipublikasikan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kuwait (DGCA). Sebuah video menunjukkan saat pesawat tak berawak Iran menabrak terminal di bandara, 3 Juni kemarin.

"Momen pertama agresi brutal Iran melalui drone, yang menjadi sasaran Terminal 1 (T1) Bandara Internasional Kuwait pada tanggal 3 Juni 2026," tulis DGCA di akun X @Kuwait_DGCA, Kamis (4/6/2026).

"Menyebabkan hilangnya nyawa, cedera parah pada manusia, dan kerusakan material yang parah," tambahnya.

[Gambas:Twitter]

Pada video terlihat bagaimana beberapa lokasi diambil merujuk CCTV bandara. Lokasi pertama menunjukkan sisi luar terminal, saat tiba-tiba sebuah drone jatuh menembus atap kiri terminal, dan menimbulkan ledakan api serta asap hitam pekat.

Tak jauh dari lokasi, terlihat deretan pesawat berjejer. Situasi luar bandara juga masih dipenuhi warga lalu lalang di siang hari.

Video lain kemudian memperlihatkan parkiran mobil di dekat gedung terminal saat kejadian. Bagaimana ledakan mengejutkan lokasi itu. Ada pula situasi di dalam terminal saat serangan terjadi. Diperlihatkan beberapa orang sedang berjalan di lokasi dan tiba-tiba panik karena bangunan runtuh.

Komentar Iran

Sementara Iran sendiri membantah sengaja menargetkan terminal penumpang. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebelumnya mengklaim bahwa kerusakan tersebut kemungkinan disebabkan oleh rudal Patriot AS yang diluncurkan untuk mempertahankan pangkalan Amerika di Kuwait dari serangan Iran.

"Investigasi dan penelitian kami terhadap serangan terminal penumpang Kuwait menunjukkan bahwa angkatan udara IRGC tidak menembak sasaran ini," kata juru bicara IRGC.

"Kehancuran itu disebabkan oleh kesalahan dalam sistem Patriot Amerika setelah sebuah pencegat gagal mengenai rudal Iran dan mendarat di terminal," tambahnya.

Insiden ini terjadi setelah terjadinya baku tembak antara AS dan Iran. IRGC mengatakan pihaknya telah melancarkan serangan terhadap pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain, termasuk markas Armada Kelima AS, setelah serangan Amerika di Pulau Qeshm.

Departemen Perang AS, Pentagon, mengklaim bahwa rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait gagal mencapai sasarannya, dan mengatakan dua proyektil gagal atau pecah dalam perjalanan. Kuwait mengatakan pertahanan udaranya merespons serangan rudal dan drone selama insiden tersebut.

Korban Tewas

Di sisi lain, mengutip AFP, juru bicara Kementerian Kesehatan Abdullah al-Sanad mengatakan 25 ambulans dikirim ke Bandara Internasional Kuwait. Puluhan orang menderita luka karena ledakan termasuk di kepala, pendarahan otak, amputasi dan luka serius yang tidak dijelaskan jenisnya.

"Mereka termasuk warga sipil, dan orang-orang yang bekerja di bandara dan wisatawan," tambahnya menyebut serangan tersebut merusak misi diplomatik yang tidak disebutkan namanya.

Dalam pernyataan berbeda Kementerian Luar Negeri India mengatakan salah satu warganya tewas di bandara dan mengutuk serangan tersebut. Ia diidentifikasi sebagai seorang pelancong.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |