Jakarta, CNBC Indonesia - Sate kambing menjadi salah satu menu favorit yang kerap hadir saat Iduladha. Tapi tak sedikit orang mengeluhkan daging kambing yang berbau prengus atau bertekstur alot setelah dimasak.
Menurut penjual sate legendaris di Jakarta, ada sejumlah trik yang bisa dilakukan agar sate kambing tetap empuk, juicy, dan minim aroma prengus. Tips ini dibagikan oleh pengelola Sate Keroncong Sederhana di Jatinegara, warung sate yang telah berdiri sejak 1964 dan dikenal dengan olahan kambingnya yang empuk.
Berikut beberapa rahasia yang dibagikan untuk mengolah sate kambing saat Iduladha dikutip dari detikfood, Rabu (27/5/2026).
1. Pilih Jenis Kambing yang Tepat
Pengelola Sate Keroncong Sederhana, Sri Mulyono mengatakan, pemilihan kambing menjadi faktor penting. Menurutnya, warung tersebut lebih memilih menggunakan kambing betina yang sudah cukup umur.
Ia menjelaskan, aroma prengus pada kambing umumnya lebih kuat pada kambing jantan karena dipengaruhi senyawa kimia tertentu yang diproduksi secara alami. Oleh sebab itu, penggunaan kambing betina dinilai dapat membantu mengurangi aroma khas tersebut.
Selain jenis kambing, proses pemotongan daging juga perlu diperhatikan. Bagian serat dan lemak tertentu sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu sebelum daging diolah menjadi sate.
2. Gunakan Nanas Jika Daging Terlalu Keras
Nanas kerap digunakan sebagai bahan alami untuk mengempukkan daging. Namun, Mulyono mengingatkan metode ini hanya digunakan jika daging benar-benar keras. Perendaman menggunakan air nanas juga tidak boleh terlalu lama karena dapat membuat tekstur daging menjadi lembek dan mudah hancur. Waktu marinasi umumnya cukup sekitar 15 hingga 20 menit.
3. Manfaatkan Bumbu Celup Kental
Salah satu ciri khas sate di warung tersebut adalah penggunaan bumbu celup berbahan dasar gula Jawa yang dicampur berbagai rempah. Bumbu dimasak selama berjam-jam hingga mengental sehingga cita rasa rempah lebih menyatu. Selain menambah rasa manis gurih, bumbu ini juga membantu menghasilkan warna sate yang lebih menarik saat dibakar.
4. Celupkan Sate Dua Kali
Teknik lain yang digunakan adalah mencelupkan sate ke dalam bumbu sebanyak dua kali. Prosesnya dimulai dengan membakar sate di atas arang tanpa bumbu hingga setengah matang. Setelah itu sate dicelupkan ke bumbu, dibakar kembali, lalu dicelupkan sekali lagi sebelum dimatangkan hingga permukaannya mengering. Cara ini membantu bumbu menempel lebih sempurna pada daging dan menghasilkan lapisan karamel yang khas.
5. Gunakan Api Arang yang Besar
Menurut Mulyono, kunci terakhir ada pada proses pembakaran. Sate kambing sebaiknya dibakar menggunakan arang dengan api yang panas dan stabil. Api besar memungkinkan permukaan daging cepat mengalami karamelisasi sehingga sari daging tetap terjaga di dalam. Hasilnya, sate matang lebih cepat dengan tekstur yang tetap empuk dan juicy. Proses pembakaran umumnya hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit.
Sebagai pelengkap, sate kambing biasanya disajikan bersama kecap manis, irisan bawang merah, tomat, cabai rawit, dan sedikit merica. Kombinasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa sate kambing tetap menjadi menu favorit masyarakat Indonesia setiap musim Iduladha.
Artikel selengkapnya >>> Klik di sini
https://food.detik.com/info-kuliner/d-8506191/terungkap-5-rahasia-sate-kambing-empuk-anti-prengus-dari-penjual-legendaris
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501953/original/051963100_1770963638-collage-1770963016593.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486757/original/019141800_1769602655-collage-1769596211664.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487481/original/032833700_1769666688-Screenshot_2026-01-29_125613.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491115/original/080022400_1770084821-SnapInsta.to_625152096_18554994268033381_7306742263003952834_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504391/original/040889300_1771234034-WhatsApp_Image_2026-02-16_at_16.07.54__1_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494769/original/017852300_1770340983-IMG_4607_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489964/original/003837400_1769954351-Web_Photo_Editor__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503685/original/018522300_1771207869-IMG_5126_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495267/original/070964000_1770362176-collage-1770361735577.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496238/original/049857200_1770516142-SnapInsta.to_628251077_18560930053012162_3184567118963434244_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491721/original/088276300_1770104759-collage-1770104004606.png)