'Seumur-umur Tinggal di Sini, Belum Pernah Presiden Datang ke Sini'

6 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke kawasan permukiman bantaran rel kereta api di Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026) sore, meninggalkan kesan mendalam bagi warga setempat. Salah satunya dirasakan oleh Ibu Seger, warga setempat, yang mengaku sangat terharu atas kedatangan Prabowo ke lingkungan tempat tinggalnya.

"Saya seneng banget ya. Seumur-umur dari saya kecil tinggal di sini, belum pernah presiden datang ke sini. Jadi pas datang ke sini rasanya seneng banget. Bapak sudah berikan aku rezeki," ujar Ibu Seger seperti dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah, Jumat (27/3/2026).

"Mudah-mudahan bapak presiden bisa dikasih sehat dan dilimpahkan rezekinya. Bapak terima kasih, semoga bapak diberi kesehatan, diberi rezekinya yang banyak," lanjutnya.

Warga yang tinggal di bantaran rel kereta, kata Ibu Seger, berharap suatu saat dapat menempati hunian yang lebih layak.

"Ya mungkin kalau saya yang sudah lama tinggal di sini, kalau ada yang mau nempatin kayak rumah susun ya saya mau, Pak. Mungkin saya sudah nggak tinggal di rel lagi," katanya.

Ibu Seger menjelaskan bahwa keterbatasan ekonomi membuatnya sulit untuk menyewa tempat tinggal yang lebih layak.

"Karena saya pencariannya ngamen. Jadi kalau buat kontrak saya nggak mampu, penghasilan pas-pasan. Kalau buat kontrak nggak bisa bayar, diusir sama yang punya kontrakan. Jadi saya tinggal di sini, saya pertahanin," tuturnya.

Wawan, seorang pengamen yang tinggal di lokasi itu, mengaku terharu tatkala mengetahui Prabowo datang langsung untuk melihat kondisi tempat tinggal mereka. Wawan mengaku awalnya hanya mendengar kabar akan ada pejabat yang datang meninjau kawasan tersebut. Namun, ia tidak menyangka bahwa yang datang adalah Prabowo.

Kegembiraan tak hanya dirasakan Wawan. Istrinya yang berada di sampingnya juga mengaku terharu atas kunjungan tersebut. Bahkan, sang istri sempat hampir menangis karena Prabowo berkenan mengunjungi kawasan permukiman mereka untuk pertama kalinya.

"Awalnya ada koordinasi katanya bapak gubernur yang mau datang. Eh, ternyata bapak presiden. Saya cuma lihat saja, nggak sempat mendekat. Siapa sih orang pertama di Indonesia, baru kali ini datang ke sini," tutur Wawan.

Ia menuturkan bahwa ia telah tinggal di kawasan bantaran rel kereta api sejak kecil. Tinggal di lokasi tersebut bukanlah keinginannya, namun keterbatasan membuat dirinya dan keluarga menetap di sana.

"Kalau aktivitas saya ngamen. Dari saya kecil, dari cerita nenek buyut saya juga sudah tinggal di sini. Kalau dibilang boleh sih, sebenarnya nggak boleh. Tapi kami tinggal di sini," imbuh Wawan.

Oleh karena itu, kunjungan Prabowo kali ini membuka harapan baginya untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi seluruh warga yang bermukim di kawasan tersebut.

"Kami minta tolong bantu tempat tinggal biar kita (tinggal dengan) layak. Terima kasih," ujar Wawan.

Roheti, warga bantaran rel yang lain, mengaku sangat bahagia ketika anaknya mendapat berinteraksi langsung dengan Prabowo. Roheti menceritakan momen saat Prabowo menyapa dan mencium anaknya di tengah kerumunan warga yang menyambut dengan penuh kehangatan.

"Perasaan saya seneng, anak saya bisa dicium sama Pak Prabowo. Pak presiden baik, sangat membantu. Buat Pak Prabowo terima kasih banyak sudah mau nyium anak saya," ujar Roheti dengan mata berbinar dan bahagia sambil menggendong anaknya.

Read Entire Article
Photo View |