Proyek Tol Terpanjang di Bali Mau Bangkit dari Kubur, Ini Tandanya

7 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum mulai membahas nasib Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali. Pembahasan difokuskan pada skema pengusahaan jalan tol tersebut.

Secara kronologi, proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi telah melalui persetujuan prakarsa hingga penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT). Namun, karena tidak terpenuhinya kewajiban terkait pengadaan tanah dan financial close, perjanjian tersebut diakhiri pada 3 Agustus 2023.

Menurut keterangan BPJT, saat ini dilakukan penyiapan lelang kembali dengan pengoptimalan lingkup pengusahaan jalan tol untuk meningkatkan tingkat kelayakan proyek. Atas rencana tersebut, sedang dilakukan penyusunan kembali dokumen readliness criteria untuk pelelangan pengusahaan jalan tol.

"Saat ini tengah disiapkan proses lelang kembali dengan pengoptimalan lingkup pengusahaan jalan tol guna meningkatkan kelayakan proyek. Sejalan dengan hal tersebut, dilakukan penyusunan kembali dokumen readliness criteria sebagai bagian dari penyiapan pelelangan pengusahaan jalan tol," ungkap Kepala BPJT Wilan Oktavian dikutip dari akun Instagram BPJT, Sabtu (28/2/2026).

Penataan kembali lingkup proyek dan tahapan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kelayakan finansial dan daya tarik investasi. Sekaligus memastikan pembangunan dilaksanakan secara terukur, bertahap, dan berbasis kebutuhan lalu lintas aktual.

Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi terbagi menjadi 3 Seksi yakni Seksi 1 Gilimanuk - Pekutatan sepanjang 53,6 km, Seksi 2 Pekutatan - Soka sepanjang 24,3 km dan Seksi 3 Soka - Mengwi sepanjang 18,9 km. Proyek ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2028.

Proyek tol sepanjang 96,84 km yang membutuhkan investasi sebesar Rp24,98 triliun ini diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan kemacetan di jalan nasional sehingga dapat mempersingkat waktu perjalanan menuju Denpasar dari Gilimanuk yang awalnya bisa sekitar 5-7 jam dapat menjadi sekitar 1,5-2 jam.

Selain itu, dengan dibangunnya jalan tol ini diharapkan dapat meratakan ekonomi di Bali yang saat ini masih belum seimbang dan hanya berpusat pada 9% wilayah Bali, serta akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi distribusi transportasi. Uniknya, Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi akan dibangun jalur khusus roda dua untuk sepeda dan sepeda motor.

(wur/wur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |