PLN Pangkas Jumlah Anak Usaha dari 44 Jadi 23

18 hours ago 8

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) menargetkan penyederhanaan struktur usaha dari 44 anak usaha menjadi 23 anak usaha pada 2028. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi bisnis yang tengah dijalankan perusahaan.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dengan jajaran Direksi PLN, seperti yang terpampang melalui akun Instagram BP BUMN.

Dalam pertemuan tersebut, diketahui bahwa PLN terus mempercepat transformasi bisnis dan penguatan sistem ketenagalistrikan nasional. Penyederhanaan struktur usaha akan dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari streamlining, konsolidasi, divestasi, hingga restrukturisasi portofolio bisnis.

"PLN terus mempercepat transformasi bisnis dan penguatan sistem ketenagalistrikan nasional. Hingga tahun 2028, PLN menargetkan penyederhanaan struktur usaha dari 44 entitas menjadi 23 entitas," dikutip Rabu (3/6/2026).

Di sisi lain, implementasi RUPTL 2025-2034 juga menunjukkan progres positif, dengan sekitar 1.634 proyek atau hampir 40% dari total proyek telah memasuki tahap eksekusi.

Selain itu, PLN terus melakukan evaluasi dan penguatan sistem kelistrikan pasca gangguan (blackout) yang terjadi di Sumatra sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Dony dan Direksi PLN membahas perkembangan program streamlining PLN Group, realisasi RUPTL, serta tindak lanjut penguatan sistem kelistrikan di Sumatra. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memastikan transformasi PLN berjalan selaras dengan agenda ketahanan energi nasional dan penguatan daya saing BUMN.

Dalam pembahasan, PLN juga memaparkan berbagai langkah strategis yang tengah dijalankan, mulai dari percepatan konsolidasi dan penyederhanaan struktur anak usaha, akselerasi pembangunan pembangkit, transmisi, dan gardu induk sesuai arahan Kementerian ESDM, hingga penguatan infrastruktur backbone kelistrikan Sumatera.

PLN juga menyiapkan berbagai proyek penguatan jaringan transmisi 500 kV, 275 kV, dan 150 kV, serta penambahan kapasitas pembangkit di wilayah Sumatera untuk meningkatkan keandalan sistem dan mencegah terulangnya gangguan serupa di masa mendatang.

Melalui transformasi yang terukur dan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan secara berkelanjutan, BP BUMN bersama Danantara terus mendorong PLN menjadi perusahaan energi yang semakin efisien, andal, dan kompetitif.

"Langkah ini diharapkan mampu mendukung ketahanan energi nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta memastikan layanan kelistrikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Indonesia," tambahnya.

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |