Minyakita Masih Langka di Pasaran? Ini Jawaban Bos Bulog

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, membantah anggapan minyak goreng rakyat merek Minyakita masih langka di pasaran. Menurut dia, distribusi Minyakita yang menjadi jatah Bulog sudah disalurkan maksimal ke pasar rakyat dan titik pantauan pemerintah.

"Minyakita, kalau mau monitor Minyakita itu cukup dengan peta sebaran Minyakita. Nah di aplikasi Minyakita ada di situ sudah hijau semua, Alhamdulillah sejak minggu yang lalu," kata Rizal saat ditemui di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Ia mengatakan, Bulog telah menyalurkan jatah domestic market obligation (DMO) Minyakita yang diberikan pemerintah sekitar 35% ke pasar-pasar SP2KP dan pasar tradisional.

"Jadi sudah, upaya Bulog, DMO yang diberikan kepada Bulog lebih kurang 35% tersebut sudah tersalurkan semaksimal mungkin kepada seluruh pasar-pasar SP2KP maupun pasar-pasar tradisional," ujarnya.

Namun Rizal menjelaskan, Bulog memang tidak diperbolehkan menyalurkan Minyakita ke seluruh jalur distribusi. Menurut dia, aturan terbaru Kementerian Perdagangan (Kemendag) membatasi distribusi Bulog hanya ke pasar SP2KP dan pasar tradisional tertentu.

"Jadi mungkin ada beberapa yang belum mengerti kalau memang di ritel-ritel modern, ataupun di pasar-pasar di luar SP2KP dan non tradisional, memang Bulog tidak menyalurkan Minyakita," ucap dia.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)Foto: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (11/5/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

"Karena sesuai dengan aturan Permendag yang baru, Bulog hanya boleh menyalurkan ke pasar SP2KP dan pasar-pasar tradisional, kepada para pengecer yang punya NIB. Kalau tidak punya NIB kami tidak boleh menyerahkan," lanjut Rizal.

Aturan yang dimaksud merujuk pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat. Regulasi itu mewajibkan minimal 35% distribusi DMO Minyakita disalurkan melalui BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food.

Di sisi lain, Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita tak menampik Minyakita memang masih sulit ditemukan di sejumlah daerah. Namun ia menegaskan, distribusi Minyakita bukan hanya menjadi tanggung jawab Bulog.

"Gini, Minyakita itu kan DMO ya? Begitu dia banyak keluar untuk ekspor kan diberikan 35% untuk BUMN pangan. Jadi bukan hanya Bulog saja," kata Febby dalam kesempatan yang sama.

Ia mengatakan, Bulog sejauh ini telah menyalurkan sekitar 110 juta liter Minyakita ke seluruh Indonesia.

"Nah kalau yang di Bulog masuk, itu kita tuh sampai bulan ini sudah menyalurkan sekitar 110 juta liter, kalau tidak salah, seluruh Indonesia. Dan kita maksimalin dulu di pasar SP2KP yang pencatatan-pencatatan itu, baru pengecer-pengecer lainnya," jelasnya.

Menurut Febby, distribusi Minyakita melalui jalur BUMN pangan kemungkinan belum sepenuhnya optimal karena porsi penyalurannya terbagi ke beberapa perusahaan pelat merah, sehingga tidak seluruhnya menjadi tanggung jawab Bulog.

"Karena kan kalau dari 100% DMO, berarti Bulog itu cuman menyalurkan, ya nggak sampai 35%, karena kan 35% itu dibagi dua sama BUMN pangan yang lain," kata dia.

Sementara itu, ia menambahkan, distribusi Minyakita di wilayah timur Indonesia juga membutuhkan biaya logistik lebih tinggi. Karena itu, Bulog menerapkan skema subsidi silang dari distribusi di wilayah Jawa untuk menopang biaya pengiriman ke Papua dan kawasan timur lainnya.

"Kalau dibilang cuma timur doang nggak ketutup, tapi kan kita subsidi silang ya. Jadi kita ngitung di Jawa nih," pungkas Febby.

Sebelumnya, stok Minyakita menghilang di Pasar Senen, Jakarta Pusat. 

Pedagang di Pasar Senen, Jakarta Pusat mulai tak lagi menjual MinyaKita, di tengah kenaikan harga minyak goreng premium yang belum berakhir.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Senin (11/5/2026), tidak ditemui pedagang yang menjajakan MinyaKita, hanya terlihat beberapa merek minyak goreng premium dan juga terlihat minyak goreng curah yang dijual pedagang.

(wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |