Macet Bak Neraka! Potret Ribuan Truk Kejebak di Jalan, Supir Kelaparan

8 hours ago 9
Sebuah tayangan drone menunjukkan truk-truk berjejer setelah terdampar selama berhari-hari karena para pengunjuk rasa memblokir jalan raya utama menuntut pengunduran diri Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berla

Antrean panjang truk kargo masih terjebak di jalan-jalan sekitar La Paz dan El Alto pada Rabu waktu setempat. Ribuan pengemudi tidak dapat melanjutkan perjalanan karena para demonstran mempertahankan blokade jalan sambil menuntut pengunduran diri Presiden Bolivia Rodrigo Paz. (REUTERS/ Claudia Morales)

Seorang wanita berjalan di antara truk-truk yang terhenti selama berhari-hari karena para pengunjuk rasa memblokir jalan raya utama, menuntut pengunduran diri Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung, di Apacheta, Bolivia, 13 Mei 2026.

Blokade yang telah berlangsung selama sepekan itu memutus jalur distribusi utama menuju dan keluar dari La Paz serta wilayah utara Bolivia. Kondisi tersebut membuat distribusi barang terganggu dan memicu kekhawatiran akan krisis pasokan di sejumlah daerah. (REUTERS/ Claudia Morales)

Seseorang mengendarai sepeda melewati truk-truk yang terhenti selama berhari-hari karena para pengunjuk rasa memblokir jalan raya utama menuntut pengunduran diri Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung, di Apacheta, Bolivia, 13 Mei 2026.

Menurut pihak berwenang dan kelompok masyarakat setempat, warga mulai menghadapi kelangkaan bahan makanan dan persediaan medis akibat terhambatnya distribusi logistik. Antrean kendaraan berat terlihat mengular di berbagai ruas jalan utama. (REUTERS/ Claudia Morales)

Fidel Figueroa, seorang pengemudi truk, menunjukkan bagaimana ia menyiapkan persediaan makanan terbatasnya di luar truknya setelah terdampar selama beberapa hari karena para pengunjuk rasa memblokir jalan raya utama menuntut pengunduran diri Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung, di Apacheta, Bolivia, 13 Mei 2026.

Mengutip Reuters, Jumat (14/5/2026), sejumlah sopir truk mengaku telah terjebak selama berhari-hari dengan akses terbatas terhadap makanan dan air bersih. Salah seorang pengemudi mengatakan beberapa sopir bahkan sudah kehabisan pakaian ganti dan kesulitan mendapatkan air. Ia menyebut banyak pengemudi ingin meninggalkan truk mereka dan berjalan kaki keluar dari lokasi blokade. (REUTERS/ Claudia Morales)

Para pengemudi angkutan beristirahat di samping truk mereka setelah terdampar selama berhari-hari karena para pengunjuk rasa memblokir jalan raya utama menuntut pengunduran diri Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung, di Apacheta, Bolivia, 13 Mei 2026.

Pengemudi lainnya mendesak pemerintah segera menyelesaikan krisis agar para sopir yang terjebak bisa kembali ke rumah. Sementara itu, para demonstran menyatakan aksi mereka merupakan protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat Bolivia, termasuk kebijakan privatisasi dan buruknya kualitas bahan bakar. Pemerintahan Rodrigo Paz sendiri menyerukan dialog dan mengundang berbagai sektor untuk bernegosiasi di istana presiden. (REUTERS/ Claudia Morales)

Read Entire Article
Photo View |