Kapan Waktu Terbaik Olahraga Jalan Kaki? Cek agar Hasilnya Nampol

8 hours ago 9
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Jalan kaki merupakan salah satu olahraga paling murah, mudah, dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Meski terkesan sederhana, aktivitas fisik ini terbukti memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari menjaga kebugaran jantung hingga membantu menurunkan berat badan.

Namun, di tengah padatnya aktivitas harian, banyak orang sering kali bingung menentukan waktu yang paling efektif untuk melakukannya. Apakah berjalan kaki di pagi hari lebih baik daripada malam hari? Atau justru sebaliknya?

Sebuah studi klinis terbaru berhasil mengungkap kapan waktu terbaik untuk melakukan olahraga jalan kaki guna mendapatkan hasil yang optimal bagi tubuh.

Melansir hasil penelitian, berikut adalah ulasan mengenai waktu terbaik untuk berolahraga jalan kaki beserta manfaat spesifiknya:

Pagi Hari: Terbaik untuk Metabolisme dan Mental

Bagi Anda yang mengincar penurunan berat badan dan peningkatan fokus, pagi hari adalah waktu yang sangat ideal. Berjalan kaki di pagi hari di bawah paparan sinar matahari langsung dapat membantu mengatur ritme sirkadian tubuh (jam biologis).

Manfaat utama jalan kaki di pagi hari antara lain:

  • Meningkatkan Suasana Hati: Paparan cahaya pagi memicu pelepasan hormon endorfin dan serotonin yang dapat mengurangi stres dan kecemasan.
  • Membakar Kalori Lebih Efektif: Berjalan kaki sebelum sarapan (dalam kondisi berpuasa) dinilai beberapa ahli dapat mendorong tubuh membakar cadangan lemak lebih cepat.
  • Meningkatkan Energi: Aktivitas ini menjadi booster alami yang membuat tubuh lebih segar dan fokus dalam menghadapi aktivitas kerja seharian.

Sore Hari: Terbaik untuk Performa Fisik dan Otot

Jika fokus Anda adalah performa fisik dan menghindari risiko cedera, maka sore hari-antara pukul 14.00 hingga 18.00-adalah waktu yang paling direkomendasikan oleh para peneliti.

Pada waktu ini, kondisi biologis tubuh berada pada puncaknya:

  • Suhu Tubuh Maksimal: Suhu tubuh manusia mencapai titik tertinggi pada sore hari. Hal ini membuat otot-otot menjadi lebih lentur, kuat, dan tidak kaku, sehingga risiko cedera sangat minim.
  • Pelepasan Stres Kerja: Berjalan kaki setelah jam kerja menjadi sarana transisi yang baik untuk melepas penat dan ketegangan mental setelah seharian menatap layar komputer.

Setelah Makan: Terbaik untuk Mengontrol Gula Darah

Bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil, studi menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 10 hingga 15 menit sesaat setelah makan (baik setelah makan siang maupun makan malam) memberikan efek yang sangat signifikan.

Aktivitas ringan ini membantu otot menyerap glukosa dari makanan yang baru saja dikonsumsi, sehingga mencegah terjadinya lonjakan gula darah (spike) yang ekstrem di dalam tubuh.

Mana yang Harus Dipilih?

Pada akhirnya, studi tersebut menegaskan bahwa waktu terbaik untuk jalan kaki adalah waktu yang paling konsisten bisa Anda lakukan.

Manfaat kesehatan dari jalan kaki tidak akan didapatkan secara instan hanya dari pemilihan waktu, melainkan dari regulasi dan konsistensi Anda dalam melakukannya setiap hari.

Bagi orang dewasa, para ahli kesehatan menyarankan untuk berjalan kaki minimal 150 menit per minggu, atau sekitar 20-30 menit per hari, guna menjaga kesehatan jantung dan umur panjang.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |