Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ekonomi Indonesia dilanda kesulitan, muncul sosok 'juru selamat' yang membantu pemerintah keluar dari krisis keuangan. Sosok tersebut bukan presiden atau menteri keuangan, melainkan Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, yang memberikan bantuan dana fantastis kepada negara.
Krisis tersebut terjadi pada 1949. Saat itu, Indonesia sedang berada di titik nadir. Operasional pemerintahan tidak berjalan karena ibu kota Yogyakarta belum pulih pasca agresi militer Belanda. Lalu kondisi keuangan negara pun memburuk.
Presiden Soekarno dan Wapres Hatta, yang berada di Bangka karena dalam masa pengasingan, pun tak bisa menjalankan pemerintahan karena tidak ada dana. Soekarno kemudian bercerita soal situasi ini kepada Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang ada di lokasi.
"Tidak ada dana untuk membiayai pegawai-pegawai Republik. Keluhan itu diikuti oleh macam-macam-macam saran dari para menteri dan tokoh Republik lainnya," dikutip dari memoar berjudul Memoar Seorang Sosialis: Djoeir Moehamad (1997).
Mendengar itu, Sri Sultan Hamengkubuwono IX langsung menjadi juru selamat dan mengambil langkah besar. Dia menawarkan bantuan berupa cek senilai 6 juta gulden kepada Soekarno agar pemerintahan Republik bisa kembali berjalan normal.
Bantuan itu membuat Soekarno sangat terharu. Presiden pertama RI tersebut bahkan langsung merangkul Sultan HB IX layaknya seorang sahabat yang baru bertemu kembali setelah lama berpisah.
Dana dari Sultan Hamengkubuwono IX kemudian menjadi modal penting bagi pemerintah untuk menghidupkan kembali administrasi negara. Dari uang itu pula, pemerintahan Republik bisa kembali berjalan, termasuk membiayai pegawai negara dan aktivitas diplomasi Indonesia di luar negeri.
Mohammad Hatta bahkan dapat kembali terbang ke Belanda untuk menjalankan misi diplomasi demi kepentingan Indonesia. Pengorbanan Sultan Hamengkubuwono IX disebut membuat Yogyakarta nyaris tidak memiliki cadangan dana lagi. Namun, Sultan tetap mengutamakan kepentingan Republik Indonesia.
"Yogyakarta sudah tidak punya apa-apa lagi. Silakan lanjutkan pemerintahan ini di Jakarta," kata Sultan, dikutip dari Takhta untuk Rakyat: Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengkubuwono IX (1982).
Kebaikan hati Sultan Hamengkubuwono IX sebenarnya sudah terlihat jauh sebelum peristiwa tersebut. Pada masa agresi militer Belanda beberapa tahun sebelumnya, Sultan diketahui pernah membuka peti harta keraton untuk membantu rakyat yang kesulitan.
Jumlah bantuan yang dikeluarkan bahkan begitu besar hingga Sultan sendiri mengaku tak mengetahui total uang yang telah diberikan kepada rakyat.
"Ah gak mungkin ingat. Ngambilnya saja sambil begini (sambil menirukan gerakan orang yang mengambil barang dengan dua telapak tangan, seperti menyendok pasir dengan tangan)," tutur Sri Sultan.
Setelah kondisi politik kembali stabil, Sri Sultan Hamengkubuwono IX tetap menjadi tokoh penting dalam pemerintahan Indonesia. Pada 1973, dia diangkat menjadi Wakil Presiden ke-2 Indonesia mendampingi Presiden Soeharto.
Sri Sultan Hamengkubuwono IX wafat pada 2 Oktober 1988 dan hingga kini dikenang sebagai salah satu tokoh yang berjasa besar dalam mempertahankan Republik Indonesia.
(mfa)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501953/original/051963100_1770963638-collage-1770963016593.png)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504391/original/040889300_1771234034-WhatsApp_Image_2026-02-16_at_16.07.54__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503685/original/018522300_1771207869-IMG_5126_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494769/original/017852300_1770340983-IMG_4607_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495267/original/070964000_1770362176-collage-1770361735577.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496238/original/049857200_1770516142-SnapInsta.to_628251077_18560930053012162_3184567118963434244_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517799/original/038484000_1772439698-IMG_5502_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509795/original/044438600_1771758038-SnapInsta.to_639517660_18514687228077855_7982472988900909272_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503831/original/023595600_1771213974-collage-1771213135093.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504902/original/070313200_1771311556-collage-1771310149668.png)