In Journey: Industri Penerbangan RI Terdampak Eskalasi Timur Tengah

2 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Eskalasi yang terjadi di Timur Tengah turut berdampak pada industri penerbangan. Direktur Komersial InJourney Veronica H Sisilia mengakui, gangguan penerbangan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir turut memberikan dampak signifikan terhadap ekosistem kebandarudaraan yang dikelola.

"Apa yang terjadi dua hari yang lalu atau tiga hari yang lalu itu sudah pasti berdampak untuk ekosistem kita," ujarnya dalam konferensi pers di Sarinah Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Veronica menyampaikan, peristiwa geopolitik yang terjadi belakangan ini telah memicu pengalihan penerbangan dari sejumlah bandara yang terdampak. Kondisi tersebut, secara otomatis turut memengaruhi bandara-bandara lain dalam jaringan InJourney.

"Pengalihan pesawat dari seluruh bandara yang terimpak itu juga pasti terimpak ke tempat bandara-bandara yang dikelola oleh InJourney itu sudah pasti. Kalau pengalihan itu terjadi cancellation, efeknya, multiplier efeknya sudah pasti ke semua ekosistem yang ada di In Journey," jelasnya.

Namun, Ia menekankan, dampak tersebut tidak hanya dirasakan pada operasional penerbangan semata, tetapi juga merambah ke seluruh rantai ekosistem bandara, mulai dari layanan ground handling, tenant komersial, logistik, hingga aktivitas penumpang.

"Pasti berpengaruh. Itu pasti sangat berpengaruh. Dan kita kan semua tidak tahu ini akan berapa lama, bagaimana, dan sebagainya tuturnya.

Ia menambahkan, InJourney terus melakukan penyesuaian ruang lingkup kerja dan mitigasi operasional berdasarkan perkembangan situasi terkini. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan layanan kebandarudaraan tetap berjalan optimal di tengah dinamika yang terjadi.

"Kami selalu melakukan ruang lingkup yang harus kami kerjakan berdasarkan apa yang terjadi tiga hari yang lalu," tutupnya.

(fsd/fsd)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |