IHSG Mulai Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

19 hours ago 6
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdagangan saham pada Selasa (2/6) ditutup di zona positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,11% ke level 6.195,43 setelah mendapat dorongan dari sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Penguatan terbesar terhadap indeks datang dari saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melonjak 24,85%, diikuti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 17,88%, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang bertambah 3,05%.

Sebaliknya, pelemahan pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar 2,64%, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebesar 2,55%, dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) sebesar 6,64% menjadi penahan laju kenaikan indeks.

Meski IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) sekitar Rp1,37 triliun di pasar reguler dan Rp1,39 triliun di seluruh pasar.

Dari sisi sektor, hanya empat sektor yang berhasil ditutup di zona hijau. Sektor energi menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi sebesar 1,61%, sementara sektor transportasi mencatat koreksi terdalam sebesar 3,33%.

Sentimen global turut memberikan dukungan setelah indeks-indeks utama Wall Street ditutup menguat. Dow Jones naik 0,45% ke posisi 51.307, S&P 500 bertambah 0,13% menjadi 7.609, sedangkan Nasdaq bergerak relatif datar dengan kenaikan tipis 0,03% ke level 27.093.

Pasar juga tengah menunggu dampak penyesuaian indeks FTSE Russell bulan ini. Perhatian investor mengarah pada empat emiten yang kembali masuk dalam indeks FTSE, yakni:

  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), 

  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), 

  • PT Nusantara Infrastructure Tbk (CNMA), dan 

  • PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID). 

Sementara itu, ETF Indonesia EIDO turun 0,23%, sedangkan MSCI Indonesia menguat 0,74%.

Berita Emiten

GOLF menyiapkan belanja modal tahun 2026 sebesar Rp300 miliar. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan anggaran tahun 2025 yang mencapai Rp202,55 miliar.

Dana investasi itu akan difokuskan untuk pengembangan kawasan golf, proyek properti di Bali dan Sentul, serta berbagai fasilitas pendukung yang menjadi bagian dari pengembangan ekosistem wisata golf terintegrasi.

Pada tahun ini, perseroan juga menargetkan peluncuran proyek The Links Golf Villa Belitung yang mencakup 44 unit vila di atas lahan seluas 8.990 meter persegi.

Selanjutnya, pada kuartal IV 2027, GOLF berencana menghadirkan Banyan Tree Pecatu Bali Hotel yang terdiri dari 70 kamar tipe vila. Hotel tersebut dirancang dengan tarif rata-rata sekitar Rp1 juta per malam.

Dalam jangka pendek, pergerakan saham GOLF masih berada dalam rentang konsolidasi di area Rp155 hingga Rp167 per saham.

  1. Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)

EMAS memulai program pengeboran dalam (diamond deep drilling) hingga kedalaman 3.600 meter di Tambang Emas Pani.

Program ini dilakukan untuk mengkaji potensi keberlanjutan mineralisasi emas pada lapisan yang lebih dalam dari area tambang yang telah teridentifikasi sebelumnya.

Tambang Emas Pani saat ini diperkirakan memiliki sumber daya mineral sekitar 291,5 juta ton dengan kadar rata-rata emas 0,75 gram per ton. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 7 juta ons emas.

Pada tahap awal, perseroan menyiapkan enam titik pengeboran. Satu unit rig telah beroperasi, sedangkan unit rig kedua dijadwalkan mulai bekerja pada bulan depan guna mendukung percepatan program eksplorasi.

  1. Tera Data Indonusa Tbk (AXIO)

AXIO yang memutuskan pembagian dividen tunai final tahun buku 2025 sebesar Rp4 per saham atau senilai Rp23,36 miliar.

Sebelumnya, perseroan telah menyalurkan dividen interim Rp5 per saham pada November 2025 dengan total nilai Rp29,20 miliar. Dengan demikian, total dividen yang dibagikan untuk tahun buku 2025 mencapai Rp9 per saham atau sekitar Rp52,56 miliar.

Keputusan tersebut ditopang oleh pertumbuhan kinerja sepanjang tahun lalu. Pendapatan AXIO meningkat 31,05% secara tahunan menjadi Rp1,62 triliun dari Rp1,23 triliun pada 2024.

Di saat yang sama, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 21,68% menjadi Rp67,97 miliar. Laba per saham juga naik menjadi Rp12 dibandingkan Rp10 pada tahun sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan 2 Juni 2026, saham AXIO berada di level Rp113 per saham. Perseroan menetapkan tanggal cum dividen pada 8 Juni 2026, sementara pembayaran dividen final dijadwalkan berlangsung pada 2 Juli 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Photo View |