Danantara Mau Konsolidasi Asuransi, TuguRe Ungkap Kabar Terkini

6 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - PT. Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) buka suara soal posisinya sebagai reasuransi di tengah kabar merger asuransi pelat merah yang tengah dicanangkan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Direktur Keuangan Tugure Dradjat Irwansyah tak menampik bahwa Tugure masuk dalam ekosistem reasuransi Danantara bersama NasionalRe dan IndonesiaRe. Meski demikian, kepemilikan saham di TuguRe diketahui dipegang oleh dua pihak, yaitu BUMN dan Pihak Swasta.

Diketahui, pemegang saham Tugure diketahui sebesar 50,7% dimiliki oleh Pertamina melalui Tugu Pratama Indonesia, melalui Tugu Pratama Interindo. Sementara 49,3% sisanya melalui PT Asriland.

Karena sebagian besar kepemilikan masih di tangan swasta, maka Tugure saat ini sedang dalam proses untuk dilakukan kajian. Kajian ini yang nanti akan menjadi dasar langkah selanjutnya

"Terus terang mereka secara eksplisit bilang bahwa belum ada keputusan untuk mengikutsertakan TuguRe dalam proses merger, tapi kami saat ini sedang dilakukan kajian untuk sama-sama memotret," ungkap Dradjat dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, (29/4/2026).

Di tengah isu merger ini, kinerja keuangan TuguRe mencatat laba bersih sebesar Rp110,1 miliar. Laba ini ditopang oleh hasil jasa asuransi sebesar Rp192 miliar dan hasil Investasi sebesar Rp264 miliar.

Dari sisi posisi keuangan, investasi di akhir tahun 2025 tercatat sebesar Rp3.8 triliun, angka ini naik 11% dibandingkan tahun lalu yang Rp3.4 triliun. Sedangkan asetnya tercatat sebesar Rp6 triliun.

Sebagai informasi, COO BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan, pada tahun ini, jumlah anak hingga cucu usaha BUMN akan dipangkas dari 1.043 entitas menjadi sekitar 300 entitas. Ia pun menegaskan bahwa seluruh BUMN akan terdampak restrukturisasi tersebut, termasuk sektor asuransi.

"Asuransi dari 15 akan menjadi 3, kita akan punya satu life insurance, satu general insurance dan satu credit insurance," jelas Dony dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Rabu (11/2/2026).

(fsd/fsd)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |