Cara FBI Mengintip Chat di iPhone Terungkap di Persidangan

5 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Sidang peradilan di Amerika Serikat mengungkapkan percakapan lewat Signal bisa diintip, meskipun aplikasi itu disebut memiliki tingkat keamanan yang paling tinggi dibanding WhatsApp atau Telegram.

Menurut 404 Media, kesaksian dalam sebuah sidang terkait kasus perusakan properti di Texas menunjukkan bahwa FBI bisa mengakses konten chat Signal iPhone, bahkan setelah aplikasi Signal dihapus dari HP.

Agen FBI bernama Clark Wiethorn membeberkan cara FBI mendapatkan chat dari Lynette Sharp, yang dituduh menyediakan dukungan ke teroris.

"Pesan didapatkan dari HP milik Sharp melalui penyimpanan notifikasi internal Apple. Signal sudah dihapus, tetapi notifikasi disimpan di memori internal. Hanya chat masuk yang terekam," kata Wiethorn.

Signal sebetulnya menyediakan setelan untuk mencegah konten chat muncul di notifikasi. Namun, Sharp tidak menghidupkan setelan tersebut.

9to5mac menyatakan teknik yang digunakan FBI untuk mengambil data dari memori iPhone tidak dijelaskan secara detail. Sistem di iPhone seharusnya punya sistem yang melindungi akses data sebelum kunci dibuka atau setelah kunci dibuka. Akses data dan sistem keamanan juga berubah saat kunci perangkat dibuka dengan asumsi pemilik iPhone saat itu tengah menggunakan perangkatnya.

Namun, iOS menyimpan dan membuat cache beberapa jenis data secara lokal agar bisa cepat tersedia saat pengguna iPhone membutuhkannya.

Faktor lain adalah token yang digunakan untuk mengirim notifikasi dari aplikasi tertentu masih berfungsi meskipun aplikasi terkait dihapus. Server tempat aplikasi disimpan tidak akan memiliki informasi soal aplikasi di HP. Oleh karena itu, notifikasi bakal terus dikirim meski aplikasi sudah tidak ada di iPhone. 

9to5mac menyatakan baru-baru ini iOS mengubah metode validasi notifikasi dalam update iOS 26.4. Perubahan ini kemungkinan terkait celah yang diungkap oleh FBI di persidangan.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |