Bos Biotis Ungkap Dampak Status WLA BPOM bagi Dunia Usaha

6 hours ago 9

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Biotis Pharmaceuticals Indonesia FX Sudirman menyebut status WHO Listed Authority (WLA) yang diraih Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bakal meningkatkan kredibilitas industri kesehatan Indonesia. Bahkan menurut dia kualitas produk obat-obatan Indonesia sejajar dengan dunia.

"Bukan hanya untuk luar, untuk dalam negeri juga karena banyak masyarakat yang ngga percaya produk sendiri, yang paling dekat masyarakat percaya produk kita. Itu dampak paling besar," ungkap dia dalam Health Forum CNBC Indonesia, Jumat (27/2/2026).

Dampak positif lainnya dari WLA adalah industri kesehatan Indonesia dapat melakukan ekspansi ke berbagai negara lain. Adapun ekspansi tersebut akan mudah dilakukan karena Indonesia mendapatkan kepercayaan dari negara-negara tujuan.

"Dengan WLA ini sudah saatnya kita expand. Negara lain juga sudah melihat kita kredibel. Kita berharap ada reliance. Kalau kita regis ke negara lain yang mungkin levelnya sama, tidak mulai dari nol," tegas Sudirman.

Dia juga menegaskan, sebagai produsen vaksin anak, pihaknya menyasar pangsa pasar baru yakni negara dengan tingkat kelahiran tinggi. Salah satunya adalah Nigeria yang memiliki angka kelahiran 8 hingga 9 juta per tahun atau Pakistan yang memiliki angka kelahiran sebesar 7 juta per tahun.

"Dengan adanya WLA ini kita berharap ada G2G approach yang lebih mudah seperti diplomasi Kementerian Kesehatan dengan Pakistan baru-baru ini karena Pakistan itu kelahirannya banyak. Kalau mereka bisa recognize WLA kita, lebih mudah," tegas Sudirman.

Untuk diketahui belum lama ini BPOM resmi ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) sebagai WLO. Pengakuan ini menempatkan BPOM sejajar dengan otoritas regulator terkemuka yaitu negara-negara maju di dunia, seperti Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia.

(rah/rah)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |