Air Zamzam Marak di Pasar Tanah Abang, Pemasoknya Ada Pramugari

8 hours ago 8

Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan air zamzam di Pasar Tanah Abang masih ramai meski Arab Saudi membatasi ekspor resmi ke luar negeri. Di sejumlah kios, air suci asal Makkah itu dijual bebas dengan harga ratusan ribu rupiah per galon.

Pantauan CNBC Indonesia beberapa waktu lalu, para pedagang mengungkap jalur pasokan yang beragam. Ada yang mengandalkan jamaah umrah, ada pula yang mengaku mendapat suplai dari importir hingga awak kabin maskapai.

Harga yang ditawarkan pun tak murah. Untuk kemasan galon 5 liter, pedagang membanderol sekitar Rp 500.000 per galon, dipengaruhi jalur distribusi yang dinilai semakin ketat.

Salah satu pedagang, Riadi bilang, air zamzam biasanya dibawa oleh jamaah umrah, meski ada pembatasan saat membawa air tersebut.

"Kalau di sini, air zamzam-nya dibawa oleh jamaah umrah ya, kalau haji kan susah ya, ada ketentuannya," kata Riadi saat ditemui CNBC Indonesia.

Seorang karyawan menujukkan Air Zamzam yang dijual di toko kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (25/2/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Foto: Seorang karyawan menujukkan Air Zamzam yang dijual di toko kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (25/2/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Seorang karyawan menujukkan Air Zamzam yang dijual di toko kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (25/2/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Menurutnya, jamaah umrah yang membawa air tersebut juga merupakan bagian dari toko. "Jamaah umrahnya orang toko ini juga, memang dia sering ke Tanah Suci sih," lanjut Riadi.

Pedagang lain, Firman, mengaku pasokan air zamzam berasal dari importir dan distribusi khusus. "Air zamzam yang dijual di sini dari importir, ada importir khususnya, karena sekarang kan persyaratannya lumayan ketat, enggak bisa sembarangan bawa air zamzam-nya," kata Firman.

Karena melalui jalur importir khusus, harga jual menjadi lebih tinggi. "Karena lewat importir khusus, jadi harganya mahal, segini (galon 5 liter) saja bisa Rp 500.000," ujarnya.

Selain itu, ada pula pasokan yang dibawa oleh pramugari. Hal ini terjadi karena adanya pembatasan ekspor air zamzam secara resmi.

"Di sini dibawa pramugari ya, karena kalau lewat orang biasa, sudah enggak boleh dari sananya," kata Deny.

Deny menambahkan, dalam sehari dirinya bisa memperoleh sekitar lima galon ukuran 5 liter. Namun pengambilan dilakukan setiap dua minggu sekali.

"Tapi, ngambilnya 2 minggu sekali, ya sehari bisa 5 galon lah," ucapnya.

(wur/wur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |