5 Perkembangan Baru Perang AS-Iran, China Bakal Turun di Selat Hormuz

12 hours ago 9

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah perkembangan terjadi terkait perang Amerika Serikat (AS) dan Iran di Timur Tengah. Salah satunya dari pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing kemarin.

Trump mengatakan Xi akan "turun" di Selat Hormuz, laut sempit tempat jadi pusat pelayaran minyak dunia, yang kini diblokade Iran karena perang. Sementara itu pembicaraan Israel dan Lebanon, tempat di mana Hizbullah melibatkan diri dalam perang AS-Iran, juga akan digelar kembali.

Berikut update lengkapnya dirangkum CNBC Indonesia Jumat (15/5/2026):

1.IMF Pesimis Pertumbuhan Global

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa gangguan yang terus berlanjut akibat perang Iran membuat prospek ekonomi globalnya bergerak menuju skenario "merugikan". pertumbuhan akan melambat dan risiko inflasi menjadi lebih besar.

Bulan lalu, laporan Prospek Ekonomi Dunia IMF memperkirakan pertumbuhan global akan turun menjadi 3,1% pada tahun 2026 dalam skenario "referensi". Lembaga itu juga memperingatkan prospek yang "lebih suram" jika perang berlanjut.

Dalam skenario "buruk", di mana harga minyak tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama, ekspektasi inflasi menjadi kurang stabil dan kondisi keuangan semakin ketat. IMF mengatakan pertumbuhan dapat melambat hingga menjadi 2,5%.

2.Xi Jinping 'Turun' di Selat Hormuz

Trump mengatakan Xi Jinping telah menawarkan bantuan China untuk membuka Selat Hormuz. Bahkan, berjanji tidak akan mengirim peralatan militer untuk membantu Iran dalam perangnya melawan AS dan Israel.

"Dia mengatakan dia tidak akan memberikan peralatan militer... dia mengatakannya dengan tegas," kata Trump kepada acara "Hannity" di Fox News, setelah kedua pemimpin bertemu di Beijing.

"Dia ingin melihat Selat Hormuz terbuka, dan mengatakan 'jika saya dapat membantu apa pun, saya ingin membantu,'" tambah Trump.

3.Pembicaraan Baru Israel-Lebanon

Israel dan Lebanon membuka babak baru pembicaraan perdamaian di Washington terkait gencatan senjata terbaru mereka. Israel menganggap gencatan senjata sebelumnya masih berlaku meskipun ratusan orang tewas dalam serangan terbaru Tel Aviv.

Di lapangan, militer Israel mengatakan mereka menyerang target Hizbullah di Lebanon selatan pada hari Kamis setelah memperingatkan penduduk beberapa kota dan desa di sana dan di bagian timur negara itu untuk mengungsi. Mereka juga mengatakan sebuah drone Hizbullah jatuh di wilayah Israel, melukai beberapa warga sipil.

4.Kapal China Lewati Selat Hormuz

Media Iran melaporkan pada hari Kamis bahwa angkatan laut mereka telah mengizinkan sekelompok kapal China untuk melewati Selat Hormuz. China sendiri merupakan sekutu dekat Iran dan pembeli minyak utama negara itu.

"Menyusul keputusan Republik Islam, sejumlah kapal China telah diizinkan untuk melewati Selat Hormuz di bawah protokol transit yang dikelola Iran," kata kantor berita Tasnim.

"Perjalanan tersebut, diminta oleh Beijing, dimulai pada Rabu malam setelah kesepahaman tentang protokol pengelolaan Iran," kutip AFP menjelaskan pernyataan Iran lagi.

5.Iran Kecam UEA

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Uni Emirat Arab (UEA) memainkan peran aktif dalam perang AS-Israel melawan Iran. UEA sendiri merupakan negara Arab yang sudah resmi membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

"UEA adalah mitra aktif dalam agresi ini, dan tidak ada keraguan tentang itu," kata Araghchi saat menghadiri KTT BRICS di India.

"Juga menjadi jelas bahwa mereka berpartisipasi dalam serangan ini dan bahkan mungkin bertindak langsung terhadap kita," tambahnya.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |