4 Kapal Minyak PIS Ada di Perairan Timur Tengah, Begini Kondisinya

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina International Shipping (PIS) terus melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh armada dan keselamatan pekerjanya yang berada di kawasan Timur Tengah, menyusul eskalasi konflik yang terjadi di wilayah tersebut.

Operasional distribusi energi tetap berjalan dengan kewaspadaan tinggi demi mengamankan aset dan nyawa para kru yang bertugas.

Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menjelaskan bahwa pihaknya saat ini menempatkan keselamatan kru kapal dan pekerja sebagai prioritas utama perusahaan. Perusahaan juga terus menjalin komunikasi aktif dengan seluruh pihak terkait untuk memantau situasi keamanan secara real-time di lapangan.

"Kondisi para pekerja dan keluarga PIS Middle East saat ini dipastikan dalam kondisi aman, dan perusahaan terus memantau situasi di Dubai. Para pekerja kami juga mengikuti imbauan Kedutaan Besar Indonesia di sana untuk terus meningkatkan kewaspadaan, lapor diri, dan menghubungi hotline KBRI maupun KJRI jika terjadi situasi kedaruratan," ungkap Vega dalam keterangan resmi, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan data pemantauan perusahaan, terdapat sejumlah armada kapal tanker PIS yang tengah beroperasi di perairan Timur Tengah.

Kapal Gamsunoro terpantau sedang dalam proses loading di Khor al Zubair, Irak, sementara kapal Pertamina Pride yang telah menyelesaikan proses muat kini berlabuh di Ras Tanura, Arab Saudi. Selain itu, kapal PIS Rinjani diketahui sedang berlabuh di Khor Fakkan, Uni Emirat Arab, dan kapal PIS Paragon tengah melakukan proses bongkar muatan atau discharge di Oman.

"PIS terus memastikan untuk memantau kondisi keamanan 4 kapal tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan, PIS terus berkoordinasi dengan pihak pengelola kapal (Ship Management) serta otoritas maritim setempat untuk memastikan keamanan jalur pelayaran.

Perusahaan juga memberikan perhatian khusus pada kapal-kapal yang masih berada di dalam area teluk, yakni Pertamina Pride dengan Ship Management dari NYK, dan Gamsunoro yang saat ini dikelola oleh Synergy Ship Management, agar dapat bermanuver dengan aman di tengah situasi yang dinamis.

"Keduanya juga terus dipantau real time untuk memastikan kondisi keamanan," ucapnya.

"Sambil terus mengikuti perkembangan selama 24/7, kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk. Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal," tambah Vega.

Selain memantau armada laut, PIS juga memastikan keamanan bagi 30 pekerja dan keluarga yang berada di kantor cabang PIS Middle East di Dubai. Perusahaan berkomitmen untuk terus mematuhi arahan dari Kementerian Luar Negeri serta perwakilan diplomatik Indonesia di Abu Dhabi dan Dubai guna memitigasi risiko yang mungkin timbul akibat konflik tersebut.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |