Viral Gambar Ghibli dari ChatGPT Bikin Server OpenAI Kewalahan

23 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - ChatGPT mencetak rekor lonjakan jumlah pengguna global pada pekan lalu setelah merilis fitur gambar bergaya Studio Ghibli yang viral di media sosial. Ledakan tren ini membuat server OpenAI sempat kewalahan hingga membatasi akses sementara.

Melansir kantor berita Reuters, Rabu (2/4/2025), data Similarweb menunjukkan jumlah pengguna aktif mingguan ChatGPT menembus angka 150 juta untuk pertama kalinya tahun ini. CEO OpenAI, Sam Altman, menyebut dalam unggahan di X, pihaknya menambahkan satu juta pengguna hanya dalam satu jam.

Kenaikan ini, kata ia, melampaui kecepatan pertumbuhan saat peluncuran awal ChatGPT dua tahun lalu. SensorTower juga mencatat, pendapatan dari langganan dalam aplikasi, jumlah unduhan, dan pengguna aktif mingguan ChatGPT semuanya mencapai level tertinggi.

Dibanding minggu sebelumnya yang terdiri dari unduhan aplikasi meningkat 11%, pengguna aktif naik 5%, dan pendapatan in-app bertambah 6%. Namun, lonjakan tajam ini juga berdampak pada performa sistem.

Selama seminggu terakhir, ChatGPT mengalami sejumlah gangguan teknis dan pemadaman berskala kecil. "Akan ada keterlambatan rilis fitur baru, bug yang muncul, dan layanan yang mungkin lambat karena kami menghadapi tantangan kapasitas," kata Altman memperingati.

Fitur baru tersebut memungkinkan pengguna menghasilkan ilustrasi bergaya tangan khas Studio Ghibli, rumah produksi animasi Jepang legendaris yang dikenal lewat film Spirited Away dan My Neighbor Totoro. Hasil gambar AI ini ramai dibagikan di media sosial dalam format cerita, meme, hingga karya seni personal.

Potensi Pelanggaran Hak Cipta

Popularitas fitur bergaya Ghibli juga memicu perdebatan hukum terkait pelanggaran hak cipta. Pasalnya, meski hukum biasanya melindungi ekspresi spesifik, bukan gaya artistik secara umum, batas legal AI dalam meniru karya seniman masih "abu-abu."

"Landskap hukum untuk gambar AI yang meniru gaya khas Studio Ghibli masih belum jelas," kata Evan Brown, mitra di firma hukum Neal & McDevitt.

OpenAI belum memberikan pernyataan resmi soal sumber data pelatihan model AI mereka dan potensi pelanggaran terkait fitur ini. Sementara itu, komentar lawas pendiri Studio Ghibli, Hayao Miyazaki, kembali viral setelah tren ini meledak.

Dalam wawancara tahun 2016, Miyazaki mengkritik gambar AI dan berkata, "Saya sangat jijik. Saya tidak pernah ingin memasukkan teknologi ini ke dalam karya saya."


(hsy/hsy)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Canggih! Saatnya Pantau Kesehatan Otak Dengan Teknologi AI

Next Article Video: Mau Bikin Robot, Bos ChatGPT dan Amazon Patungan

Read Entire Article
Photo View |