Jakarta, CNBC Indonesia- Kebijakan BBM selalu jadi "alat uji nyali" bagi setiap pemerintahan-antara menjaga daya beli masyarakat atau menyelamatkan fiskal negara. Di era Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo hingga Prabowo Subianto, strategi yang diambil berbeda tapi tekanannya sama yaitu harga minyak dunia, subsidi dan stabilitas ekonomi. Lalu, siapa yang paling "berani" dan siapa yang paling efektif?
Simak informasi selengkapnya dalam program Profit di CNBC Indonesia (Rabu, 22/04/2026) berikut ini.
Add
source on Google































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455267/original/021553200_1766643113-IMG_2828_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453286/original/078229000_1766473900-SnapInsta.to_599701766_18550840858037738_1350486577532420596_n.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456364/original/038814500_1766846753-IMG_2860_1_.jpeg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453178/original/041008400_1766471603-IMG_2704_1_.jpeg)
