Bantu Amankan Rupiah, BI Borong Rp111,54 T SBN hingga April 2026

2 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) masih aktif memborong Surat Berharga Negara (SBN) hingga April 2026. Dari catatan bank sentral, pembelian SBN telah mencapai Rp 111,54 triliun per 21 April 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan pembelian SBN tersebut mencakup pembelian BI di pasar sekunder sebesar Rp 56,3 triliun.

"Pembelian SBN di sekunder sesuai mekanisme pasar dalam menjaga stabilitas perekonomian," tegas Perry, dalam Rapat Dewan Gubernur Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Kebijakan ini, menurutnya, juga bagian dari upaya mendukung stabilitas rupiah. Sejalan dengan kebijakan ini, BI juga tetap mengoptimalkan instrumen pro-market untuk menarik aliran modal asing, melalui Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Dari data BI, posisi SRBI hingga 21 April 2026 telah mencapai Rp 885,41 triliun. Dengan rincian, kepemilikan non-residen sebanyak Rp 165.98 triliun atau 18,75%.

Adapun, kebijakan ini juga sejalan dengan upaya BI menjaga stabilitas rupiah. Sebelumnya, BI telah menyampaikan penerbitan instrumen SRBI akan digenjot dalam upaya menjaga daya tarik aset rupiah, sekaligus menarik aliran modal masuk agar tekanan terhadap nilai tukar tidak makin dalam.

Direktur Eksekutif Informasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan SRBI telah dilakukan beberapa penyempurnaan agar dapat menopang masuknya dana asing ke pasar surat berharga Indonesia.

"SRBI dilakukan beberapa penyempurnaan, sehingga diharapkan ada juga capital inflow yang masuk di pasar surat berharga Indonesia. Terutama juga bisa disupport oleh SRBI," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, beberapa waktu lalu (8/4/2026).

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |