Royal! 15 Negara dengan Belanja Pendidikan per Siswa Terbesar di Dunia

3 hours ago 4

Kanthi Malikhah,  CNBC Indonesia

22 April 2026 14:00

Jakarta, CNBC Indonesia - Belanja pendidikan per siswa menjadi indikator penting kualitas investasi suatu negara terhadap sumber daya manusia.

Namun, data terbaru menunjukkan kesenjangan yang sangat lebar, negara maju menghabiskan puluhan ribu dolar per siswa, sementara negara berkembang masih jauh tertinggal.

Melansir dari visual capitalist, berikut merupakan data belanja pendidikan per siswa.

Negara Kaya Mendominasi Peringkat Atas

Negara-negara berpendapatan tinggi mendominasi daftar belanja pendidikan per siswa. Luxembourg menjadi yang tertinggi dengan sekitar US$31.439 per siswa atau sekitar Rp 538,86 juta (US$1= Rp 17.140), disusul Norwegia atas US$21.000.

Fenomena ini mencerminkan dua hal, yaitu tingginya standar layanan pendidikan (guru, fasilitas, sistem pendukung) serta kapasitas fiskal yang besar. Negara kecil dengan pendapatan tinggi bahkan bisa mencatat angka ekstrem karena jumlah siswa yang relatif sedikit.

Negara-negara seperti Norwegia, Austria, hingga Denmark juga masuk dalam kelompok atas dengan belanja sekitar US$18.000-US$21.000 per siswa.

Model welfare state berperan besar di sini, dimana pendidikan diposisikan sebagai layanan publik utama dengan dukungan anggaran besar dan merata.

Rata-rata OECD Menunjukkan Kesenjangan Lebar

Meskipun rata-rata negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) berada di kisaran US$15.000 per siswa, distribusinya sangat timpang. Negara-negara di Eropa Barat dan Amerika Utara cenderung berada jauh di atas rata-rata, sementara banyak negara lain tertinggal cukup jauh di bawahnya.

Menariknya, beberapa ekonomi maju seperti Jepang, Italia, dan Spanyol justru masih berada di bawah rata-rata tersebut. Di sisi lain, negara berkembang di Eropa seperti Polandia dan Hungaria mengalokasikan sekitar US$10.000-US$11.000 per siswa, mencerminkan keterbatasan kapasitas fiskal sekaligus prioritas anggaran yang berbeda.

Alokasi Dana Pendidikan di Indonesia

Anggaran pendidikan dalam APBN 2026 ditetapkan sebesar Rp757,8 triliun hingga Rp769,1 triliun, meningkat 9,8% dari outlook 2025. Anggaran ini memenuhi amanat 20% total belanja APBN untuk pendidikan. Fokus utamanya meliputi peningkatan kualitas pengajaran, pemerataan akses, serta didukung untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
DJPb.


Sebagian anggaran pendidikan digunakan untuk menopang program MBG, dengan laporan mencatat hingga Rp223 triliun digunakan untuk tujuan ini.

Data Dikti menunjukkan jumlah peserta didik Indonesia dari SD hingga mahasiswa mencapai 63.555.014. Artinya, anggaran Pendidikan Indonesia jika dibagi per siswa adalah Rp 11,29 juta.

(mae/mae)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Photo View |