Unit sistem rudal balistik antarbenua Yars Rusia bergerak dalam latihan pasukan rudal strategis di lokasi yang tidak diungkapkan di Siberia pada Kamis (2/3/2026). Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan latihan tersebut melibatkan rudal Yars yang mampu membawa hulu ledak nuklir sebagai bagian dari kesiapan militer di wilayah tersebut. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)
Dalam latihan tersebut, para awak rudal menjalankan berbagai skenario operasi, termasuk pergerakan tersamarkan sistem rudal berbasis darat di lapangan. Kementerian menyebutkan bahwa kamuflase dan teknik penyembunyian menjadi bagian penting dalam latihan untuk menghindari deteksi musuh. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)
Selain itu, personel juga berlatih merespons simulasi serangan musuh serta menangkal ancaman dari senjata serangan udara. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan operasional dan kemampuan pertahanan pasukan rudal strategis. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)
Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa tidak ada peluncuran rudal dalam latihan tersebut. Seluruh kegiatan difokuskan pada manuver, koordinasi, dan kesiapan tempur unit rudal. Rusia secara rutin menggelar latihan pasukan nuklir strategis guna menguji kesiapan tempur serta menunjukkan kekuatan militernya. Latihan semacam ini juga dipandang sebagai sinyal peringatan kepada negara-negara Barat. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452570/original/017450600_1766406793-IMG_2730_1_.jpeg)