Peringatan Bahaya Buat Pengguna WhatsApp, Ratusan Sudah Jadi Korban

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekitar 200 pengguna WhatsApp menjadi korban penipuan. mereka mengunduh aplikasi palsu dari anak perusahaan Meta yang ternyata bisa memata-matai korbannya.

WhatsApp menjelaskan pelaku penipuan adalah perusahaan asal Italia bernama ASIGINT. Reuters melaporkan situs resmi perusahaan menuliskan soal solusi dan teknologi intelijen siber berkinerja tinggi dan teruji di lapangan.

ASIGINT juga tercatat sebagai anak usaha dari SIO. Dalam situs webnya, SIO mengatakan pihaknya bekerja sama dengan lembaga penegak hukum, organisasi pemerintah, kepolisian dan badan intelijen.

WhatsApp mengatakan serangan itu bertarget. Namun platform pertukaran pesan tidak menyebutkan identas korban.

"Sebagian besar ada di Italia," kata WhatsApp, dikutip dari Reuters, Kamis (2/4/2026).

Menurut WhatsApp, serangan ini melakukan tipu daya untuk korbannya mau menginstal software berbahaya. Perangkat lunak ini dibuat seperti WhatsApp aslinya.

Reuters menuliskan SIO tidak segera menanggapi pesan permintaan untuk berkomentar. Sementara Kementerian Dalam Negeri Italia mengarahkan pertanyaan pada kepolisian, namun juga tidak membalas pesan yang dikirimkan.

Serangan ini jadi kedua kalinya terkait aktivitas spyware di Italia yang diungkapkan Meta. Perusahaan mengungkapkan Paragon asal Israel menargetkan sejumlah penggunaan, termasuk jurnalis dan anggota masyarakat sipil.

Saat itu, WhatsApp mengungkapkan adanya deteksi upaya peretasan pada sekitar 90 penggunanya. Pejabat Meta menolak menyebutkan target serangan tersebut, hanya mengatakan lokasi pengguna dari dua lusin negara termasuk di benua Eropa.

(fab/fab)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |