Virus Langka Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar, Begini Penularannya

2 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Wabah virus langka diduga terjadi di kapal pesiar dan menewaskan tiga orang. Seorang warga negara Inggris kini dirawat intensif, sementara sejumlah kasus lain masih dalam penyelidikan.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyebut korban meninggal termasuk pasangan suami istri asal Belanda berusia 69 dan 70 tahun. Sementara satu korban lainnya masih berada di atas kapal.

Kasus ini terjadi di kapal pesiar MV Hondius yang dioperasikan oleh Oceanwide Expeditions. Kapal tersebut membawa sekitar 150 penumpang dari Argentina dan kini berlabuh di lepas pantai ibu kota Cape Verde.

Seorang pria Inggris berusia 69 tahun menjadi satu-satunya kasus yang telah terkonfirmasi secara laboratorium dan saat ini dirawat di unit perawatan intensif di Johannesburg, Afrika Selatan. Selain itu, dua awak kapal dilaporkan sakit dan membutuhkan penanganan medis, namun belum diizinkan turun di Cape Verde.

Meski begitu, jumlah pasti kasus masih belum jelas. WHO menyebut baru satu kasus yang terkonfirmasi, sementara lima lainnya masih dalam tahap investigasi.

Para ahli menduga infeksi terjadi sebelum penumpang naik ke kapal. Epidemiolog Michael Baker mengatakan, masa inkubasi virus yang panjang membuat kemungkinan penularan terjadi sebelumnya.

"Kapal pesiar adalah tempat terburuk untuk tertular penyakit serius. Saya bisa menyarankan untuk pasien dengan gejala harus segera dievakuasi untuk meningkatkan peluang bertahan hidup," ujar Baker dikutip dari BBC International, Senin (4/5/2026).

Apa itu hantavirus?

Hantavirus sendiri tergolong virus langka, namun dapat menyebabkan penyakit serius. Virus ini biasanya menyebar melalui partikel udara yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat. Penularan antar manusia sangat jarang terjadi.

Profesor penyakit menular Paul Griffin menyebut kondisi di kapal pesiar yang padat dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko penyebaran infeksi. Meski demikian, ia menilai kasus hantavirus di kapal pesiar "sangat tidak biasa".

Mikrobiolog Siouxsie Wiles menambahkan, masa inkubasi virus ini bisa mencapai satu hingga delapan minggu. Artinya, masih ada kemungkinan muncul kasus baru dalam beberapa waktu ke depan.

Hantavirus dapat memicu dua jenis penyakit serius, termasuk Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dengan tingkat kematian sekitar 38%, menurut data Centers for Disease Control and Prevention.

Saat ini, pihak operator kapal masih menyelidiki penyebab pasti kematian dan kemungkinan keterkaitannya dengan virus tersebut. Mereka juga tengah melakukan pemeriksaan kesehatan, pelacakan, serta langkah medis lanjutan bagi penumpang dan awak kapal

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |