Resmi Jadi BUMN, BSI (BRIS) Bidik Naik Kelas ke KBMI IV

3 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) berambisi untuk naik kelas ke kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) IV usai menyandang status sebagai badan usaha milik negara (BUMN).

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan itu perlu dilakukan agar seimbang dengan bank-bank pelat merah lainnya.

"Sekarang setelah naik kelas menjadi BUMN, berikutnya kita akan masuk lagi fase berikutnya, kita harus masuk ke KBMI 4. Maka di situlah kita betul-betul punya muscles yang sama, otot yang sama dengan para [bank] senior-senior kita," ujar Anggoro saat pidato di acara Milad ke-5 BSI, BSI Tower, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, target menjadi bank kategori modal inti di atas Rp70 triliun itu tidak hanya merupakan aspirasi BSI, tetapi juga dari para pemegang saham. Anggoro mengatakan perencanaan ini bersifat jangka menengah alias mid term.

"Pemegang saham juga berharap untuk BSI setelah sekarang jadi persero, tentu step berikutnya agar bisa punya footprint yang kuat, tentu harus punya juga kekuatan yang sama dengan yang lain. Tentu ini perencanaan yang sifatnya mid-term ya, bukan short-term," jelasnya.

Anggoro mengatakan pihaknya akan memulai persiapan untuk menjadi KBMI IV setidaknya tahun ini dan tahun depan.

"Tetapi kami akan mulai persiapkannya paling tidak mulai tahun ini dan tahun depan. Tapi itu menjadi satu goals yang mulai kita set dari sekarang," ucapnya.

Selain itu, Anggoro membidik BSI untuk masuk dalam top 5 global Islamic Bank pada tahun 2030 nanti.

Di ulang tahun kelima ini, BSI ingin memposisikan dirinya sebagai bank emas. Sebab, selain menjadi bank syariah, BSI menjadi bullion bank pertama.

"Maka di spirit tahun kelima ini kita menegaskan lagi bahwa BSI adalah bank emas pertama di Indonesia. Dan kita ingin memastikan bisnis di bangsa Indonesia punya dua engine. Engine pertama adalah perbankan syariah, yang kedua adalah bullion bank. Tujuannya cuma satu, agar masyarakat bisa merasakan layanan bank syariah secara lengkap," tutur Anggoro.

Sementara itu, BSI resmi menyandang status persero pada 23 Januari 2026, usai mendapat persetujuan perubahan anggaran dasar perubahan perusahaan yang ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Desember 2025.

"Maka saat ini, Bank Syariah Indonesia resmi menggunakan nama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk., yang artinya Bank Syariah Indonesia saat ini adalah BUMN, sebagaimana Bank-Bank Himbara yang lainnya," pungkas Anggoro.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |