Pabrik Baterai EV Raksasa RI Hampir Kelar, IBC Minta Dukungan Ini

4 hours ago 8

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) meminta dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk penguatan pasar baterai nikel-mangan-kobalt (NMC) buatan dalam negeri. Hal ini guna mendukung pengembangan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif berharap baterai berbasis nikel dapat lebih optimal diserap oleh pasar domestik. Mengingat, Indonesia sebagai salah satu produsen nikel terbesar dunia memiliki potensi besar untuk membangun rantai pasok industri baterai dari hulu hingga hilir.

"Indonesia ini pemilik nikel, sehingga akan sangat baik apabila market dari baterai yang baterai ion lithium atau nanti baterai next generation battery yang menggunakan katoda berbasis nikel itu juga bisa dikonsumsi oleh pasar domestik hingga nanti kita bisa memiliki value chain yang resilient dan akan baik untuk sustainability bisnis ke depan," kata Aditya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Senin (2/2/2026).

Selain penguatan pasar domestik, ia juga meminta dukungan kepastian regulasi dari hulu hingga hilir. Sebagai contoh, apabila industri baterai merupakan prioritas nasional, maka aturan turunannya diharapkan dapat mendukung kejelasan mengenai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Selanjutnya, ia berharap regulasi yang mengatur mengenai pemanfaatan battery recycling dan second life battery. Sebab, negara-negara Uni Eropa memandang bahwa baterai yang sudah tidak bisa terpakai sebagai sumber daya, bukan lagi sebagai limbah.

"Nah akan sangat baik meskipun Indonesia memiliki sumber daya nikel dan semuanya kecuali lithium tapi kita juga bisa melihat bahwa spent battery ini adalah another resource atau sumber daya lain yang bisa kita manfaatkan lebih lanjut instead of sekarang kita anggap ini sebagai limbah B3," ujarnya.

Kemudian, yang berikutnya adalah dukungan terkait insentif dan kebijakan hilirisasi. Misalnya, perpanjangan tax holiday dan tax allowance serta kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

"Jadi IBC dan partner IBC kami berkomitmen untuk membangun value chain baterai ini secara terintegrasi dari hulu dan hilir, harapan kami ada privilege terhadap perhitungan TKDN dari produk kami nanti," katanya.

(ven/wia)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |