Elon Musk Sesumbar Sudah Tahu Cara Blokir Vladimir Putin

5 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO SpaceX Elon Musk menyatakan langkah perusahaannya untuk menghentikan penggunaan tidak sah layanan internet satelit Starlink oleh Rusia.

Pernyataan itu disampaikan Musk pada Minggu (1/2), di tengah kekhawatiran Ukraina atas temuan perangkat Starlink pada drone jarak jauh yang digunakan pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam serangan.

"Sepertinya langkah-langkah yang kami ambil untuk menghentikan penggunaan Starlink yang tidak sah oleh Rusia telah berhasil. Beri tahu kami jika masih perlu dilakukan tindakan lanjutan," ujar Musk melalui platform media sosial X, dikutip dari Reuters, Senin (2/2/2025).

Starlink selama ini menjadi tulang punggung komunikasi militer Ukraina. Kyiv mengandalkan puluhan ribu koneksi internet satelit tersebut untuk komunikasi di medan perang serta pengoperasian sejumlah misi drone.

Namun, Ukraina mengungkapkan bahwa mereka menemukan terminal Starlink terpasang pada drone jarak jauh yang digunakan Rusia untuk menyerang wilayah Ukraina.

Menanggapi temuan tersebut, Ukraina menyatakan tengah bekerja sama dengan SpaceX untuk mencegah Rusia menggunakan Starlink sebagai sarana pemandu drone.

Pemerintah Ukraina menilai langkah pengamanan tambahan diperlukan agar teknologi tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak lawan.

Menteri Pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov mengatakan Kyiv sedang mengembangkan sistem yang memungkinkan hanya terminal Starlink yang terotorisasi yang dapat beroperasi di wilayah Ukraina.

Sistem ini diharapkan mampu menutup celah penyalahgunaan teknologi satelit oleh Rusia.

"Ukraina, bersama dengan @Starlink, telah mengambil langkah awal yang memberikan hasil cepat dalam menangkal drone Rusia," tulis Fedorov di X.

"Langkah berikutnya adalah menerapkan sistem yang hanya mengizinkan terminal resmi beroperasi di wilayah Ukraina."

Sebelumnya, dalam unggahan media sosial pada Februari 2024, SpaceX menegaskan bahwa perusahaan tidak menjual maupun mengirimkan Starlink ke Rusia, serta tidak menjalankan bisnis apa pun dengan pemerintah atau militer Rusia.

Starlink mulai diaktifkan di Ukraina pada 2022, setelah Kyiv meminta bantuan di hari-hari awal invasi penuh Rusia.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |