Bos OJK Ungkap Hasil Pertemuan dengan MSCI, Ini Katanya

4 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengawas aset kripto yang saat ini juga merangkap sebagai pengawas pasar modal, Hasan Fawzi, menyampaikan diskusi yang dilakukan dengan penyedia layanan indeks global MSCI berlangsung positif.

"Diskusi pertemuan (dengan MSCI) sangat baik, kami mencanangkan akan melakukan pembahasan di level teknis, pihak MSCI menyediakan dan memberi guidance tentang metodologi dan perhitungan yang akan dilakukan," ujar Hasan dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (2/2/2026).

Hasan menyebut pihaknya akan melakukan update secara reguler terkait progress pembicaraan dengan MSCI dan upaya transparansi yang digadang-dagang oleh pihak Bursa dan OJK.

"Mudah-mudahan progress baik hingga evaluasi akhir," jelas Hasan.

Dirinya juga menyebut sesuai dengan komitmen awal, dirinya dan tum akan berkantor di gedung BEI hingga kondisi pasar sudah kembali kondusif.

Diketahui dalam rapat dengan tim analis MSCI, ikut hadir pihak dari OJK, BEI, KSEI dan perwakilan Danantara.

Dalam rapat tersebut Hasan mengungkapkan kepada pihak MSCI bahwa aksi yang dilakukan oleh OJK sudah sejalan dengan permintaan dari MSCI.

"Untuk reminder saja apa yang jadi concern MSCI sangat selaras dengan 8 program aksi OJK yang dicanangkan Bu Kiki, termasuk soal transparansi, pengungkapan beneficial owner hingga terkait likuiditas dan free float pasar modal kita," ungkap Hasan.

Hasan menjelaskan, secara umum OJK per hari ini bersama pihak bursa (BEI) dan KSEI telah mengajukan proposal solusi untuk menjawab dua isu utama yang diminta untuk diselesaikan oleh MSCI.

Dirinya menyebut, OJK, BEI dan KSEI sudah memiliki rencana untuk melakukan pemenuhan semua isu tersebut. Secara spesifik dirinya merinci hal berikut:

1. Terkait dengan disclosure kepemilikan saham di bawah 5% telah diperbaharui dan kini dilakukan disclosure kepemilikan saham dengan treshold lebih rendah yakni di atas 1% (dari semula >5%).

2. Akan menghadirkan lebih rinci klasifikasi investor pada data yg pengelolaannya di KSEI, saat ini ada 9 tipe dan 27 sub tipe investor dan akan memunculkan pengungkapan beneficial owner

3. Proposal terkait rencana free float dari minimum 7,5% jadi 15% akan dilakukan secara bertahap dan bersama seluruh pelaku

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |