Belum Ada Pembatasan, ESDM Pastikan Pasokan BBM Aman Jelang Idulfitri

4 hours ago 4

Batang, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Terutama, menjelang puncak arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 2026.

Ia lantas menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum berencana untuk memberlakukan pembatasan distribusi BBM. Hal tersebut sengaja dihindari karena berpotensi memicu kepanikan atau panic buying di tengah masyarakat.

"Kita belum ada pembatasan. Itu baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat, itu juga oleh pemerintah daerah. Jadi, kalau itu ada pembatasan, akan menimbulkan panic buying," kata Yuliot ditemui di Rest Area KM 379 tol Batang Semarang, Rabu (18/3/2026).

Di sisi lain, pihaknya terus berupaya memastikan distribusi BBM berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, khususnya selama periode mudik Lebaran.

Sementara dalam hal ketahanan stok, Yuliot mengungkapkan cadangan BBM nasional saat ini berada di atas batas minimum yang ditetapkan dalam regulasi. Jika ketentuan minimal berada di level 21 hari, maka stok riil yang tersedia saat ini mencapai sekitar 27 hingga 28 hari.

Ia pun menegaskan angka tersebut bersifat dinamis karena terus diperbarui melalui pasokan dari kilang domestik maupun impor. Dengan mekanisme tersebut, ketersediaan energi tetap terjaga dan tidak serta-merta habis dalam periode tertentu.

"Jadi, itu bukannya habis digunakan, tapi pada saat ada pengiriman kembali dari kilang, kemudian ada pengiriman dari impor, ya tentu kita menjaga ketahanan energi secara keseluruhan. Jadi, untuk masyarakat yang ngantri di SPBU, tolong bersabar, jangan sampai saling-salip. Jadi, jangan ada kericuan," katanya.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |