Warna Laut Berubah di Bawah Indonesia, Tertangkap Kamera NASA

5 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Citra satelit NASA menangkap fenomena unik di sebuah pulau yang lokasinya berada di selatan wilayah Indonesia. Laut tampak berubah warna mengelilingi pulau tersebut.

Kepulauan Chatham berada dekat di Selandia Baru, negara kepulauan yang ada di selatan Indonesia. Lokasinya berjarak 800 kilometer ujung selatan dari pulau terbesar Selandia Baru.

Pada Januari 2026, satelit NASA menangkap sebuah cincin berwarna hijau terang dan biru. Kepulauan terpencil dan berpenduduk jarang tersebut tiba-tiba menjadi pusat perhatian.

NASA menjelaskan bahwa warna cerah yang mengelilingi Kepulauan Chatham adalah "mekar"-nya phytoplankton, organisme laut yang memiliki kemampuan berfoto sintesis. Jumlah phytoplankton di laut meledak setiap musim panas di bagian selatan Khatulistiwa.

Chatham IslandsFoto: NASA
Chatham Islands

Arus permukaan dan pusaran laut membawa organisme tersebut berputar-putar dan melingkar. Putaran warna cerah di Kepulauan Chatham ditangkap oleh VIIRS, perangkat inframerah yang ada di satelit NOAA-20 milik NASA.

Menurut NASA, lokasi unik Kepulauan Chatham membuatnya menjadi salah satu lokasi utama fenomena phytoplankton. Kepulauan Chatham berada di Chatham Rise, yaitu dataran tinggi bawah laut yang memanjang hingga daratan di Pulau Selatan Selandia Baru. Puncak dari Chatham Rise membentuk "tembok" antara air laut di bagian utara dan selatannya.

Pemisahan ini membuat laut di bagian utara hangat, sedangkan laut di bagian selatannya dingin. Percampuran kedua air laut menjadi habitat yang pas untuk populasi phytoplankton.

Gerombolan phytoplankton tersebut kemudian mengundang populasi ikan pemakan plankton. Ikan karnivora dan hewan laut lain pun berkumpul mencari sumber makanan di wilayah tersebut. Sekitar 25 spesies paus dan lumba-lumba, serta 5 spesies singa laut juga ditemukan di Kepulauan Chatham.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |