Video: Produksi Bijih Nikel Dipangkas, Gimana Nasib Hilirisasi Nikel?

4 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia- Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah menyebutkan pemangkasan produksi bijih nikel pada Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 ke level 260-an juta ton menjadi tantangan bagi industri hilir seperti smelter dalam memenuhi pasokan bahan baku.

Diperkirakan kebutuhan bijih nikel di sektor hilir/smelter diperkirakan mencapai 340-350 juta ton di 2026 sehingga produksi yang hanya 260 juta membuat smelter harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Kondisi ini tentu saja dapat menahan dan mempengaruhi arah investasi hilir nikel RI jangka panjang.

Seperti apa dampak pemangkasan produksi bijih nikel 2026? Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 05/03/2026)


Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Photo View |