Singkirkan HR-V dan Alphard, Ini Dia Raja Mobil Hybrid di RI

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar mobil hybrid di Indonesia makin panas sepanjang 2025. Minat konsumen terhadap kendaraan berteknologi elektrifikasi terus menanjak, tercermin dari pertumbuhan penjualan yang menembus dua digit dalam setahun terakhir.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pengiriman mobil hybrid sepanjang Januari-Desember 2025 mencapai 65.943 unit. Angka ini meningkat dibandingkan 2024 yang berada di level 59.903 unit. Kontribusi mobil hybrid terhadap total penjualan mobil nasional kini sudah menyentuh sekitar 8,21%.

Kenaikan penjualan juga diikuti lonjakan produksi lokal. Sepanjang 2025, sebanyak 97.462 unit mobil hybrid dirakit di dalam negeri, melonjak sekitar 30% dibanding tahun sebelumnya. Pabrikan terlihat semakin agresif menyiapkan basis produksi untuk mengamankan pasokan di tengah permintaan yang terus tumbuh.

Persaingan merek pun semakin ketat, namun Toyota masih menjadi pemain dominan. Sepanjang 2025, pabrikan asal Jepang ini membukukan penjualan mobil hybrid sekitar 30.110 unit, unggul cukup jauh dari para pesaingnya. Suzuki menyusul di posisi kedua dengan total distribusi 23.206 unit dari empat model, sementara Honda menempati peringkat tiga dengan torehan 6.934 unit.

Toyota memamerkan Toyota Innova Zenix Hybrid yang dipajang di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis, (16/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Toyota memamerkan Toyota Innova Zenix Hybrid yang dipajang di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis, (16/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Toyota memamerkan Toyota Innova Zenix Hybrid yang dipajang di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis, (16/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jika dilihat per model, dominasi Toyota semakin nyata. Toyota Innova Zenix Hybrid tampil sebagai raja mobil hybrid di Indonesia dengan distribusi mencapai 23.934 unit sepanjang 2025. Angka ini menempatkan MPV tersebut jauh di atas para rivalnya dan mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung segmen hybrid nasional.

Suzuki Fronx Hybrid berada di posisi kedua dengan penjualan 10.458 unit. Strategi mild hybrid yang diusung Suzuki terbukti efektif menarik konsumen di segmen SUV kompak. Di belakangnya, Suzuki XL7 Hybrid mengamankan peringkat ketiga dengan distribusi 9.759 unit, menegaskan kuatnya portofolio elektrifikasi Suzuki di pasar domestik.

Honda HR-V e:HEV tak mau ketinggalan. SUV hybrid ini mencatatkan penjualan 6.040 unit dan bertengger di posisi keempat. Sementara itu, Toyota Yaris Cross Hybrid melengkapi lima besar dengan distribusi 3.380 unit sepanjang tahun lalu.

Di luar lima besar, beberapa model premium dan medium masih menunjukkan performa stabil. Toyota Alphard Hybrid mencatat 1.901 unit, disusul Suzuki Grand Vitara Hybrid 1.821 unit, Hyundai Santa Fe Hybrid 1.290 unit, Suzuki Ertiga Hybrid 1.168 unit, serta Hyundai Palisade Hybrid 1.081 unit.

Menariknya, merek-merek China yang mulai masuk ke segmen hybrid belum mampu berbicara banyak. Great Wall Motor misalnya, hanya mencatat distribusi 633 unit sepanjang 2025. Wuling bahkan lebih rendah, dengan penjualan Almaz Hybrid yang hanya mencapai 88 unit meski sudah memiliki basis produksi di Indonesia.

Tren ini menunjukkan pasar hybrid di Indonesia masih didominasi merek Jepang dengan jaringan kuat dan portofolio model yang lebih banyak.

10 mobil hybrid terlaris sepanjang Januari-Desember 2025:

  1. Toyota Innova Zenix: 23.934 unit
  2. Suzuki Fronx: 10.458 unit
  3. Suzuki XL7: 9.759 unit
  4. Honda HR-V: 6.040 unit
  5. Toyota Yaris Cross: 3.380 unit
  6. Toyota Alphard Hybrid: 1.901 unit
  7. Suzuki Grand Vitara: 1.821 unit
  8. Hyundai Santa Fe: 1.290 unit
  9. Suzuki Ertiga Hybrid: 1.168 unit
  10. Hyundai Palisade: 1.081 unit

(fys/wur)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |