Program Emak-Emak Matic Shopee Bantu Ribuan IRT Tambah Penghasilan

5 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Program pelatihan digital Emak-Emak Matic yang dijalankan Shopee bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) diklaim membantu ribuan ibu rumah tangga dan generasi muda Indonesia meningkatkan pendapatan melalui ekosistem ekonomi digital.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, program tersebut telah berjalan selama satu tahun dan menjangkau hampir 3.000 peserta di delapan kota di Indonesia. Program ini difokuskan pada pelatihan keterampilan digital bagi masyarakat agar bisa menjadi penjual online, afiliator, maupun pelaku usaha di platform digital.

Menurutnya, digitalisasi membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memperoleh sumber pendapatan tambahan. Ini termasuk bagi ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi digital.

"Dengan digitalisasi dan kolaborasi seperti ini, masyarakat bisa memperoleh penghasilan tambahan, bahkan dari hobi atau minat mereka," kata Riefky dalam acara laporan pencapaian program Emak-emak Matic di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Ia menilai, program semacam ini penting di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu dan dampak geopolitik yang dapat mempengaruhi biaya hidup masyarakat. Riefky juga menyoroti kondisi ketenagakerjaan di Indonesia.

Saat ini, catat ia, terdapat sekitar 7,4 juta pengangguran, dan sekitar 82% di antaranya merupakan generasi muda berusia di bawah 40 tahun. Melalui pelatihan digital dan pemanfaatan platform e-commerce, pemerintah berharap lebih banyak masyarakat dapat menciptakan peluang kerja secara mandiri.

Di sisi lain, sektor ekonomi kreatif berbasis digital juga terus berkembang. Saat ini terdapat sekitar 27,4 juta orang yang bekerja di sektor ekonomi kreatif, dengan pertumbuhan sekitar 1 hingga 1,5 juta pekerja baru setiap tahun, dan sekitar setengahnya berasal dari generasi muda.

Sementara itu, Shopee menyebut pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung yang dapat membantu peserta meningkatkan kinerja usaha mereka. Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang mendata, penjual yang mengikuti pelatihan mengalami peningkatan performa bisnis hingga tiga kali lipat, sementara merchant Shopee Food meningkat sekitar 1,8 kali setelah mengikuti program tersebut.

"Program ini menghasilkan sejumlah kisah sukses peserta, semisal pelaku usaha kuliner di Bogor yang berhasil meningkatkan penjualan hingga tujuh kali lipat setelah mengikuti pelatihan dan Ada pula peserta lain yang mencatat peningkatan bisnis hingga 20 kali setelah memanfaatkan strategi pemasaran digital yang dipelajari," kata Balques.

Merambah ke Pesantren

Ke depan, pemerintah berencana memperluas program pelatihan tersebut ke lebih banyak daerah serta segmen masyarakat lain, termasuk lingkungan pesantren. Riefky bilang, kementeriannya tengah menyiapkan pengembangan program pelatihan serupa yang menyasar ustaz dan ustazah di pesantren, sehingga mereka juga bisa memanfaatkan keterampilan digital untuk berwirausaha dan meningkatkan pendapatan komunitasnya.

"Pelatihan ini nantinya juga akan masuk ke segmen pesantren, baik untuk ustaz maupun ustazah, agar mereka juga bisa memanfaatkan teknologi digital untuk usaha dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Menurutnya, penguatan literasi digital bagi berbagai kelompok masyarakat diharapkan dapat membantu pelaku usaha kecil dan sektor ekonomi kreatif menjadi tulang punggung ekonomi nasional, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

(hsy/hsy)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |