Meski Ambrol 3%, Purbaya Masih Pede IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

2 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa percaya diri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan tetap mampu bertengger di level 10.000 pada tahun ini.

Ia menekankan, seiring waktu IHSG akan lekas bangkit meskipun pergerakannya saat ini masih sangat bergejolak, imbas dari sentimen negatif kondisi perekonomian global yang tengah tertekan perang di Timur Tengah dan kenaikan harga komoditas energi.

"Bisa lah. Ini kan masih gonjeng-ganjing. Kalau ekonominya-ekonominya bagus, nanti naik cepat," kata Purbaya di Gedung BPPK, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Oleh sebab itu, ia menekankan, fokus pemerintah saat ini ialah menjaga daya tahan perekonomian Indonesia dari terpaan ketidakpastian ekonomi global. Ketika ekonomi mampu menjaga tren pertumbuhan yang cepat, ia meyakini IHSG otomatis ikut terkerek naik.

"Kalau ekonominya bagus, nanti naik cepat. Makanya fokus saya adalah jaga itu. Bukan jaga IHSG. Karena IHSG akan adjust otomatis ke fundamental ekonominya," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, IHSG ambruk hari ini, Jumat (24/4/2026). Indeks ditutup turun 3,38% atau -249,49 poin ke level 7.129,49.

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di zona merah dan sempat menyundul tipis ke zona hijau dengan rentang 7.115,97-7.383,4.

Mayoritas atau 701 saham turun. Hanya 92 yang naik dan 166 sisanya tidak bergerak. Nilai transaksi hari ini terbilang ramai, mencapai Rp 24,3 triliun, melibatkan 44,8 miliar saham dalam 2,66 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun anjlok menjadi Rp 12.736 triliun.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |