Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu penasihat kebijakan bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) Presiden AS Donald Trump, Sriram Krishnan mengumumkan pengunduran diri pada akhir Juni ini. Sriram Krishnan menduduki posisi sebagai Penasihat Kebijakan Senior di Gedung Putih.
Krishnan mengumumkan keputusannya itu melalui media sosial X. Dia menyebut masa tugasnya di gedung putih sebagai "sebuah kehormatan dalam hidupnya", mengutip The Economic Times, Minggu (7/6/2026).
Meskipun tidak menjelaskan secara rinci alasan pengunduran dirinya, Krishnan mengatakan ingin tetap terlibat dalam upaya menghadapi berbagai tantangan besar Amerika Serikat di bidang AI.
Krhisnan dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam penyusunan strategi AI pemerintah Trump.
Kepergiannya terjadi di tengah pembahasan Presiden Donald Trump mengenai kemungkinan pemerintah AS mengambil kepemilikan saham di perusahaan AI.
"Ada sesuatu yang sangat menarik mengenai hal itu, di mana pada akhirnya AI bisa menjadi mitra dengan masyarakat Amerika," kata Trump kepada wartawan di dalam Air Force One pada Jumat. Ia menambahkan bahwa dirinya berencana bertemu dengan para eksekutif perusahaan AI paling cepat pekan depan.
Dukungan Trump terhadap AI terkadang diwarnai kekhawatiran soal keamanan teknologi itu dalam pemerintahannya sendiri. Kekhawatiran ini mengenai dampak AI yang belum sepenuhnya diketahui terhadap keamanan nasional turut memicu kebuntuan selama berbulan-bulan antara pemerintah Trump dengan perusahaan AI Anthropic.
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) memasukkan Anthropic ke dalam daftar hitam awal tahun ini setelah perusahaan teknologi tersebut menolak mengizinkan militer AS menggunakan model AI-nya untuk pengawasan domestik dan sistem senjata otonom sepenuhnya.
Namun setelah pertemuan di Gedung Putih dengan CEO Anthropic, yang tengah mempersiapkan penawaran saham perdana (IPO), hubungan kedua pihak tampak mulai mencair.
Melalui perintah eksekutif yang diterbitkan pada Selasa, Gedung Putih menginstruksikan lembaga-lembaga federal untuk meminta pengembang AI terkemuka secara sukarela menyerahkan model AI paling canggih mereka guna menjalani uji keamanan siber pemerintah sebelum dirilis ke publik.
Beberapa kalangan populis di lingkaran Trump juga memperingatkan bahwa AI dapat menjadi risiko politik. Pasalnya, rencanan pembangunan pusat data untuk mendukung operasional perusahaan AI memicu penolakan kuat di sejumlah wilayah.
Dalam pidato kenegaraan State of the Union pada Februari lalu, Trump mengatakan bahwa dirinya telah meminta perusahaan-perusahaan teknologi besar membangun pembangkit listrik mereka sendiri untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.
Para CEO perusahaan teknologi kemudian menyepakati langkah-langkah untuk meningkatkan kapasitas pembangkitan listrik baru sekaligus memperbaiki efisiensi penggunaan energi.
(hsy/hsy)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501953/original/051963100_1770963638-collage-1770963016593.png)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504391/original/040889300_1771234034-WhatsApp_Image_2026-02-16_at_16.07.54__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503685/original/018522300_1771207869-IMG_5126_1_.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496238/original/049857200_1770516142-SnapInsta.to_628251077_18560930053012162_3184567118963434244_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503831/original/023595600_1771213974-collage-1771213135093.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517799/original/038484000_1772439698-IMG_5502_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504902/original/070313200_1771311556-collage-1771310149668.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509795/original/044438600_1771758038-SnapInsta.to_639517660_18514687228077855_7982472988900909272_n.jpg)

