Jakarta, CNBC Indonesia - Penyakit hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan tiga kematian penumpang dan sejumlah kasus positif di kapal pesiar MV Hondius akibat infeksi virus langka tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan potensi bertambahnya kasus, terutama jika pengendalian kesehatan masyarakat tidak dilakukan secara ketat.
Di tengah meningkatnya kewaspadaan akan virus langka ini, muncul informasi yang menyebut bahwa hantavirus pertama kali ditemukan di Israel. Benarkah?
Mengutip Euro News, isu ini bermula ketika sejumlah pengguna media sosial meminta Grok (chatbot AI milik X) untuk menjelaskan arti kata "hanta" dalam Hebrew atau bahasa Ibrani (bahasa resmi Israel). Dalam beberapa kasus, unggahan yang menanyakan "Hai @grok, apa arti 'Hanta' dalam bahasa Ibrani?" telah dilihat jutaan orang.
Grok awalnya menjawab bahwa "hanta" berarti "penipuan, kecurangan, omong kosong, kebohongan, atau sesuatu yang palsu" dalam bahasa Ibrani, namun robot tersebut kemudian mengoreksi jawaban dengan menyatakan bahwa kata yang dimaksud pengguna media sosial sebenarnya adalah "khartah" (atau chartah, חרטה).
Istilah ini, yang digunakan sebagai bahasa gaul dalam bahasa Ibrani, awalnya berasal dari bahasa Arab.
Publikasi-publikasi yang mengklaim bahwa kata "palsu" dalam bahasa Ibrani mirip dengan "hanta" digunakan secara keliru untuk mendukung teori konspirasi yang menyalahkan Israel atas wabah hantavirus.
Kesimpulannya, nama hantavirus tidak ada hubungannya dengan Israel.
Sebaliknya, para peneliti mengatakan istilah tersebut berasal dari penyakit yang pertama kali berkembang di antara pasukan PBB selama Perang Korea pada tahun 1950-an, yang disebut "demam berdarah Korea."
Dua dekade kemudian, pada tahun 1970-an, para ilmuwan mengidentifikasi virus yang hidup pada tikus sawah di dekat sungai, yang kemudian dikenal dengan nama "virus Hantaan". Seiring dengan ditemukannya lebih banyak virus terkait, virus-virus tersebut secara kolektif disebut "hantavirus".
(hsy/hsy)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477646/original/004491700_1768878450-IMG_3751_1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486757/original/019141800_1769602655-collage-1769596211664.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487481/original/032833700_1769666688-Screenshot_2026-01-29_125613.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481587/original/057603900_1769138835-IMG_4016_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476556/original/026644100_1768790835-IMG_3690.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482558/original/061677900_1769229471-IMG_4061_1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477935/original/012060500_1768886325-SnapInsta.to_615725260_18500994511075453_3550084569127070338_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491115/original/080022400_1770084821-SnapInsta.to_625152096_18554994268033381_7306742263003952834_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501953/original/051963100_1770963638-collage-1770963016593.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478914/original/069460900_1768960257-IMG_3876_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504391/original/040889300_1771234034-WhatsApp_Image_2026-02-16_at_16.07.54__1_.jpeg)

