Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, sekitar 8% kasus campak di Indonesia terjadi pada kelompok usia dewasa atau di atas 18 tahun. Meski jumlahnya lebih kecil dibanding anak-anak, kelompok ini tetap perlu diwaspadai, terutama bagi mereka dengan kondisi kesehatan tertentu.
Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dr. Andi Saguni menjelaskan, seseorang tetap bisa tertular campak meskipun sudah pernah divaksin. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi imun tubuh yang lemah hingga intensitas paparan virus.
"Kelompok dengan penyakit kronis, gangguan imun, hingga tenaga kesehatan dengan paparan tinggi memiliki risiko lebih besar," jelasnya dalam konferensi pers daring, Senin (30/3/2026).
Andi menjelaskan, beberapa kondisi yang meningkatkan risiko antara lain penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, gangguan imun, termasuk HIV/AIDS, hingga kanker atau kondisi medis lain yang melemahkan daya tahan tubuh.
Pada orang dewasa, campak tidak selalu ringan. Dalam beberapa kasus, infeksi bisa berkembang menjadi komplikasi serius.
Sudah Vaksin, Masih Bisa Kena?
Andi bilang, vaksin campak memang membentuk perlindungan. Program imunisasi di Indonesia umumnya diberikan dua kali pada masa anak-anak, dengan tambahan booster di usia sekolah. Namun, pada usia dewasa, perlindungan bisa menurun, terutama jika kondisi tubuh tidak optimal.
"Kalau imunisasi lengkap, risiko biasanya lebih ringan. Tapi tetap bisa terinfeksi dalam kondisi tertentu," kata Andi.
Melihat tren ini, Kemenkes tengah mengkaji kemungkinan perluasan vaksinasi campak ke kelompok dewasa, khususnya tenaga kesehatan yang memiliki risiko paparan tinggi. Analisis uji klinis vaksin saat ini sedang disiapkan untuk menentukan apakah program tersebut bisa diterapkan lebih luas.
Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap campak sebagai penyakit biasa. Gejala awal seperti demam, batuk, pilek, mata merah, hingga ruam kulit perlu diwaspadai, terutama jika muncul bersamaan.
(hsy/hsy)
Addsource on Google
















































