LPEM UI Ramal Inflasi Maret Melandai Meski Harga Minyak Naik

5 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Bisinis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan, tekanan inflasi tahunan akan menurun pada Maret 2026, setelah melonjak ke level 3,55% pada Januari 2026 dan 4,76% per Februari 2026.

"Memasuki Maret 2026, inflasi tahunan diperkirakan menurun ke kisaran 3,07% sampai 3,51% (yoy)," dikutip dari Seri Analisis Makroekonomi LPEM edisi Maret 2026, dikutip Kamis (12/3/2026).

Tim ekonom LPEM mengungkapkan, ramalan inflasi itu telah memperhitungkan potensi tekanan harga energi yang bergejolak akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah. Perang itu telah mengganggu salah satu jalur perdagangan energi utama dunia seperti Selat Hormuz.

Eskalasi konflik di Timur Tengah mereka perkirakan bisa mendorong harga minyak dunia naik ke kisaran US$ l70 per barel, dengan risiko tekanan lebih besar apabila disrupsi di Selat Hormuz berlanjut.

Tim ekonom LPEM menyebut, penyesuaian harga BBM non-subsidi per 1 Maret dapat memengaruhi struktur biaya transportasi dan logistik, meskipun pengaruhnya tidak sebesar apabila yang mengalami kenaikan adalah harga BBM subsidi.

Adapun faktor utama perhitungan rendahnya potensi tekanan inflasi pada Maret 2026 mereka sebut karena berkurangnya pengaruh low-base effect seiring berakhirnya periode pembanding ketika diskon tarif listrik dihentikan pada Maret 2025. Namun, tekanan harga masih akan berasal dari pola musiman Ramadan dan Idul Fitri.

Selain itu, program pembangunan pemerintah, termasuk proyek hilirisasi dan pembangunan rumah, dapat menambah tekanan harga secara bertahap apabila akselerasi implementasinya mulai lebih terasa pada awal tahun ini.

"Proyeksi ini tetap menghadapi upside risks, terutama dari peningkatan permintaan pangan selama Ramadan, kenaikan tarif transportasi untuk mobilitas perayaan dan libur Idulfitri, serta dampak dari penyesuaian harga BBM non-subsidi per 1 Maret 2026," kata tim ekonom LPEM.

(arj/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |