PLN Nusantara Renewables bersama SembCorp Utilities Pte. Ltd. merancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN berkapasitas 50 MW sebagai tulang punggung kelistrikan Ibu Kota Nusantara (IKN) guna mendukung konsep kota berkelanjutan. (Dok. Humas Otorita IKN)
Proyek ini dirancang sebagai solusi energi ramah lingkungan dengan mengedepankan pendekatan Green Infrastructure yang terintegrasi dengan masterplan IKN. Selaras dengan visi kota rendah emisi, IKN mencoba untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit konvensional yang memiliki jejak karbon tinggi. (Dok. Humas Otorita IKN)
PLTS IKN memanfaatkan lebih dari 114 ribu modul Photovoltaic (PV) untuk menangkap energi matahari secara optimal pada siang hari. Pembangkit yang didirikan pada titik dengan tingkat iradiasi tertinggi di Kawasan IKN ini diproyeksikan dapat memproduksi 92,8 GWh energi hijau. Teknologi ini memungkinkan pembangkit menghasilkan listrik secara efisien untuk memenuhi kebutuhan energi di kawasan ibu kota baru. (Dok. Humas Otorita IKN)
Terletak sejauh 5 kilometer dari KIPP IKN, ia akan menjadi tulang punggung kelistrikan di IKN yang mampu mengurangi 104.864 ton emisi CO2 setiap tahunnya. Dalam prosesnya, pembangunan instalasi ini dibagi dalam 2 tahapan: kapasitas 10 MW dibangun oleh sinergi anak perusahaan PLN Nusantara Power, sedang 40 MW sisanya dibangun oleh PT Nusantara Sembcorp Solar Energi (NSSE)—Joint Venture Company milik PLN Nusantara Renewables dan SembCorp Utilities Pte. Ltd.. (Dok. Humas Otorita IKN)

















































