Gara-gara Gangguan Sistem, Tabungan Hari Tua Orang Ini 'Lenyap'

2 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Gangguan pada sistem keuangan membawa berbagai risiko bagi penggunanya. Bahkan, dalam suatu kasus, gangguan sistem ini bisa membuat tabungan selama hidup seseorang mendadak lenyap.

Kejadian ini dialami oleh seorang asisten dokter berusia 35 tahun, Ms. Gruntmane, yang mendapati akun investasinya di Fidelity Investments tiba-tiba lenyap. Notifikasi yang ia terima menunjukkan perubahan data profil tanpa sepengetahuannya, sebelum akhirnya seluruh saldo dan akun miliknya terlihat menjadi nol.

Saat mencoba masuk ke akun, ia menemukan bahwa seluruh rekening, termasuk dana pensiun jenis Roth IRA yang telah ia miliki sejak usia 16 tahun, seolah terhapus dari sistem. Dokumen penting seperti laporan keuangan dan pajak juga ikut hilang, membuatnya kesulitan melacak nomor akun yang dimiliki.

Melansir The New York Times, ia segera menghubungi layanan pelanggan Fidelity dalam kondisi panik, namun justru mendapat respons yang membingungkan. Pihak layanan bahkan sempat mempertanyakan apakah akun tersebut sebenarnya berada di perusahaan lain seperti Charles Schwab.

Setelah panggilan panjang tanpa solusi jelas, ia diminta mengirim surat resmi atau datang langsung ke kantor cabang yang berjarak sekitar dua setengah jam perjalanan. Ia pun terpaksa membatalkan sekitar 20 janji pasien untuk mencari kejelasan atas hilangnya dana tersebut.

Di tengah perjalanan, ia kembali mencoba menghubungi pihak perusahaan hingga akhirnya berhasil berbicara dengan staf yang lebih membantu. Meski awalnya tetap tidak menemukan jejak akun, investigasi lebih lanjut mengarah pada dugaan gangguan sistem internal.

Pihak back-office kemudian mengonfirmasi bahwa masalah tersebut murni berasal dari kesalahan sistem dan menjanjikan perbaikan dalam waktu 24 jam. Namun, proses pemulihan akun dan saldo justru memakan waktu hingga enam hari, sebagian karena terhambat libur panjang.

Investigasi lanjutan mengungkap bahwa gangguan dipicu oleh ketidaksesuaian data identitas antara nomor pajak dan nomor jaminan sosial yang digunakan pada akun berbeda. Sistem gagal menggabungkan profil lama dan baru, sehingga menyebabkan akun tidak terbaca dalam sistem utama.

Ms. Gruntmane menilai masalah ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga kegagalan komunikasi dan pengamanan dari pihak perusahaan. Ia menyoroti bahwa layanan pelanggan tidak memiliki visibilitas terhadap masalah sehingga tidak mampu melakukan eskalasi dengan cepat.

Pihak Fidelity menyatakan tidak dapat mengungkap detail spesifik kasus tersebut demi menjaga keamanan dan privasi nasabah. Namun perusahaan memastikan bahwa dana nasabah tidak hilang, melainkan hanya tidak dapat diakses sementara melalui aplikasi maupun situs.

Pengalaman ini menjadi pelajaran penting bagi nasabah untuk menyimpan bukti fisik kepemilikan akun dan saldo sebagai langkah antisipasi. Ketergantungan pada sistem digital tanpa cadangan dapat berisiko ketika gangguan teknis terjadi tanpa peringatan.

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |