Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB berencana menghimpun dana dari pasar obligasi melalui penerbitan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BJB Tahap II Tahun 2026 dengan nilai pokok sebesar Rp932,41 miliar.
Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi pendanaan perseroan untuk memperkuat struktur likuiditas serta mendukung ekspansi bisnis ke depan. Dalam prospektus yang dirilis perseroan, Kamis (5/3/2025), obligasi tersebut akan diterbitkan dalam dua seri, yakni Seri A dan Seri B.
Seluruh obligasi ditawarkan sebesar 100 persen dari nilai pokok dan diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo yang dicatatkan atas nama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Seri A memiliki nilai penawaran sebesar Rp691,34 miliar dengan tingkat bunga tetap 6,00 persen per tahun dan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi.
Sementara itu, Seri B ditawarkan senilai Rp241,07 miliar dengan kupon tetap 6,25 persen per tahun dan jangka waktu lim a tahun. Kedua seri obligasi tersebut menggunakan skema pembayaran pokok secara penuh pada saat jatuh tempo (bullet payment).
Dari sisi kualitas kredit, obligasi ini memperoleh peringkat idAA dari Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), yang mencerminkan kemampuan kuat perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya.
(ayh/ayh)
Addsource on Google

















































