Bahlil Pastikan 2028 Ada Mandatori Bioetanol, Bisa Tekan Impor Bensin!

17 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah sedang menyusun peta jalan (roadmap) implementasi bioetanol sebagai program mandatori nasional. Targetnya, tahun 2028 mendatang mandatori program bioetanol di Indonesia bisa dijalankan, sehingga bisa menekan angka impor BBM bensin.

"Nah, itu untuk bioetanol. EBT-nya, pasti teman-teman tanya kapan mulai? Roadmap-nya lagi dibuat, tapi saya pastikan paling lambat 2028 sudah ada mandatori. Mungkin 2027-2028 kita roadmap-nya sebentar lagi akan selesai," ungkap Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Kementerian ESDM 2025, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Program bioetanol ini diharapkan dapat meniru kesuksesan mandatori biodiesel - yang kini sudah pada level pencampuran 40% (B40) dan pada semester II 2026 ini akan dilanjutkan ke level 50% (B50) - dan terbukti ampuh menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah akibat penurunan drastis impor Solar.

Nantinya, ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin diharapkan dapat berkurang secara bertahap seiring dengan meningkatnya produksi bioetanol dalam negeri. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam portofolio energi nasional.

Sebelumnya, Bahlil sempat mengatakan pemerintah akan menerapkan mandatori bensin campuran etanol (E10) pada tahun 2027. Karena itu, pihaknya bakal mengirimkan tim ke Brasil untuk mempelajari pengembangan bioetanol.

Terlebih, Brasil menjadi contoh sukses dalam pemanfaatan penggunaan bioetanol untuk campuran bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin.

"Karena ini sesuatu yang baru, maka tim saya akan kirim ke Brasil untuk bertukar pandangan dengan beberapa pakarnya di sana dan mereka juga akan ke sini. Tetapi di B40 ke B50 itu kita yang cepat," kata Bahlil usai Upacara Peringatan Hari Pertambangan Dan Energi ke 80 di Monas, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Menurut Bahlil, Brasil salah satu negara yang sukses menjalankan mandatori bioetanol, di mana penerapannya sudah pada level E30, bahkan E100 di beberapa negara bagian.

"Etanol itu di negara mereka E30, tapi di beberapa negara bagian sudah ada sampai E100, ada E85. Dan kita sudah sepakat untuk membentuk tim. Kemarin saya tanda tangan MOU," ujar Bahlil.

(wia)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |